Aparat Ungkap Jaringan Perdagangan Bagian Tubuh Harimau

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 09 Januari 2016 | 23:48 WIB
Aparat Ungkap Jaringan Perdagangan Bagian Tubuh Harimau
Ilustrasi harimau Sumatera. [Shutterstock/Vladimir Wrangel]

Suara.com - Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan perdagangan bagian tubuh harimau sumatera (Phantera tigris sumatrae) di daerah itu.

"Untuk sementara kami belum bisa menyampaikan siapa saja pihak yang terlibat dalam perdagangan bagian tubuh harimau sumatera. Yang pasti barangnya dari Mukomuko di jual ke luar Provinsi Bengkulu," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko AKBP Andhika Vishnu, di Mukomuko, Sabtu.

Aparat Kepolisian Resor Mukomuko bersama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Jumat (8/1) malam menangkap tangan tiga orang pelaku pemburu harimau sumatera di daerah itu.

Ketiga pelaku yang diketahui sebagai warga Desa Penarik dan bekerja sebagai petani di wilayah itu ditangkap di penginapan Harmoni di Desa Penarik, Kecamatan Penarik.

Ketiga pelaku ini, katanya, sudah diamankan di Markas Kepolisian Resor setempat guna dimintai keterangan terkait perbuatannya menjual bagian tubuh harimau sumatera.

Selain itu, katanya, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa kulit, gigi, dan tulang - tulang satwa dilindungi tersebut.

"Kalau di lihat dari barang bukti tersebut merupakan bagian tubuh dua ekor harimau sumatera," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari tiga orang pelaku ini, satu orang bertindak sebagai pemburu dengan cara memasang jerat di taman nasional kerinci sebelat (TNKS) di daerah itu. Dan dua orang lagi berperan sebagai penjual.

Menurut dia, perbuatan ketiga pelaku ini bukan yang pertama kali. Diduga mereka ini sudah sering melakukan aktivitas perburuan dan pedagangan bagian tubuh satwa yang dilindungi tersebut.

"Sepertinya sudah menjadi mata pencaharian sampingan, selain mereka bekerja sebagai petani," ujarnya.

Ia menyebutkan, pelaku ini menjual bagian tubuh harimau ini dengan cara dipaket dan dijual dengan harga Rp45 juta hingga Rp60 juta per paket.

Dia memastikan, kasus tersebut akan terus di proses sampai ditangkap semua pelaku yang terlibat dalam perdagangan bagian tubuh harimau sumatera ini. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Menargetkan Penambahan 26 Populasi Spesies Satwa

Pemerintah Menargetkan Penambahan 26 Populasi Spesies Satwa

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 03:15 WIB

Rogoh Kandang Harimau, Bocah Dua Tahun Kehilangan Tangan

Rogoh Kandang Harimau, Bocah Dua Tahun Kehilangan Tangan

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 15:44 WIB

Masuk Hutan, Perempuan India Tewas Dicabik Harimau

Masuk Hutan, Perempuan India Tewas Dicabik Harimau

News | Sabtu, 15 November 2014 | 06:50 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×