Perjalanan Kereta Terhambat Akibat Tabrakan KA Pasundan-Truk

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 12 Januari 2016 | 00:28 WIB
Perjalanan Kereta Terhambat Akibat Tabrakan KA Pasundan-Truk
Ilustrasi kecelakaan kereta api (Shutterstock).

Suara.com - Perjalanan dua kereta api (KA) terhambat akibat tabrakan antara KA Pasundan jurusan Surabaya Gubeng-Kiaracondong dengan truk bermuatan pasir. Kecelakaan ini terjadi di Desa Kubangkangkung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

"Dua kereta api yang terhambat, yakni KA Serayu Malam jurusan Purwokerto-Kiaracondong-Pasarsenen tertahan di Stasiun Jeruklegi dan KA Serayu Siang tujuan Purwokerto yang tertahan di Stasiun Kawunganten," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Surono di Purwokerto, Senin (11/1/2016) malam.

Hal itu terjadi akibat proses evakuasi terhadap truk berpelat nomor R-1856-DK yang tersangkut di pintu perlintasan nomor 450 km 369+7/8, Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, atau di antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam.

Selain itu, lokomotif CC 2039816 yang menarik KA Pasundan mengalami kerusakan. Sehingga harus dilangsir menuju Stasiun Kawunganten tanpa membawa rangkaiannya yang terdiri atas enam gerbong kereta ekonomi, satu gerbong kereta makan, dan satu gerbong kereta barang sambil menunggu lokomotif pengganti yang didatangkan dari Stasiun Kroya.

"Evakuasi selesai sekitar pukul 18.45 WIB namun KA Pasundan yang membawa 626 penumpang itu baru dapat meninggalkan lokasi kejadian sekitar pukul 20.00 WIB karena harus menunggu lokomotif pengganti yang didatangkan dari Stasiun Kroya," jelasnya.

Terkait kecelakaan tersebut, Surono mengatakan bahwa PT KAI mengalami kerugian yang cukup besar, baik kerugian akibat kerusakan lokomotif maupun kerugian akibat terhambatnya perjalanan beberapa kereta api sehingga mengalami keterlambatan yang cukup lama.

"Kami akan tuntut ganti kerugian kepada pengemudi dan pemilik truk. Jumlah tuntutan ganti ruginya sedang kami hitung," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cilacap mengatakan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan dua penumpang KA Pasundan mengalami luka ringan, yakni Mutia (21), warga Jalan Pangeran Hidayat RT 02 RW, Dulowo Timur, Jota Tengah, dan Rujiati (42), warga Kampung Panayagan RT 03 RW 04, Karanganyar, Solo.

Menurut dia, korban atas nama Mutia mengalami luka robek pada kepala bagian atas sedangkan Rujiati mengalami luka robek pada pelipis mata kanan.

"Dua penumpang yang mengalami luka-luka sudah mendapat pengobatan dari tim medis dan mereka saat ini telah melanjutkan perjalanan menuju Kiaracondong. Sementara untuk pengemudi truk bernama Kuswanto (31), warga Jalan Senggono RT 03 RW 02 Kelurahan Gumilir, Cilacap, terhindar dari kecelakaan karena berhasil menyelamatkan diri sebelum KA Pasundan menabrak truknya," katanya.

Menurut dia, pihaknya juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di antaranya penjaga pintu perlintasan Slamet (55), warga Desa Sidaurip RT 04 RW 04, Kecamatan Kawunganten, Heri (29), warga Desa Kubangkangkung RT 04 RW 11, Kecamatan Kawunganten, dan Supriyatno (41), warga Desa Sidaurip RT 04 RW 04, Kecamatan Kawunganten.

Ia mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi saat "dump truck" Hino berpelat nomor R-1854-DK yang dikemudikan Kuswanto melaju dari arah selatan ke utara namun setelah melewati perlintasan tidak kuat menanjak sehingga berjalan mundur dan roda belakang melewati rel.

"Saat berusaha maju, stik as truk patah. Sopir truk selanjutnya turun dan bersama dengan petugas penjaga perlintasan berlari ke arah timur berusaha menghentikan KA Pasundan yang melaju dari arah timur ke barat," katanya.

Oleh karena jarak yang sudah dekat, kata dia, KA Pasundan tidak dapat berhenti secara mendadak sehingga lokomotifnya menabrak truk tersebut.

Seperti diwartakan, KA Nomor 179 Pasudan jurusan Surabaya Gubeng-Kiaracondong menabrak sebuah truk pengangkut pasir di perlintasan nomor 450 km 369+7/8, Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Senin (11/1), pukul 17.35 WIB.

KA Pasundan yang membawa delapan rangkaian gerbong itu ditarik lokomotif 2039816 yang diawaki masinis Asep Rohayat (43) dan asisten masinis Mara Kusmara (23).

Akibat kecelakaan tersebut, sistem pengereman lokomotif CC 2039816 mengalami kerusakan sehingga rangkaian KA Pasundan harus ditarik oleh lokomotif pengganti yang didatangkan dari Stasiun Kroya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalan Sendirian di Rel, Perempuan Muda Tewas Dihantam KRL

Jalan Sendirian di Rel, Perempuan Muda Tewas Dihantam KRL

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 13:07 WIB

Kemenhub Alokasikan Rp96 Miliar Untuk Pengadaan Kereta Derek

Kemenhub Alokasikan Rp96 Miliar Untuk Pengadaan Kereta Derek

Bisnis | Kamis, 05 November 2015 | 14:41 WIB

PT Waskita Garap Proyek LRT di Sumatera Selatan

PT Waskita Garap Proyek LRT di Sumatera Selatan

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 20:19 WIB

Jalur Lintas Utara Cirebon Bisa Dilintasi

Jalur Lintas Utara Cirebon Bisa Dilintasi

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 07:59 WIB

KNKT Selidiki Kecelakaan KA Bangunkarta di Cirebon

KNKT Selidiki Kecelakaan KA Bangunkarta di Cirebon

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 07:48 WIB

Seorang Lelaki Tewas Mengenaskan Digilas Kereta Api di Bintaro

Seorang Lelaki Tewas Mengenaskan Digilas Kereta Api di Bintaro

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 19:32 WIB

PT KAI Belum Temukan Penyebab Lokomotif Tabrak Pembatas

PT KAI Belum Temukan Penyebab Lokomotif Tabrak Pembatas

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 19:31 WIB

Dirut KAI Ancam Pecat Masinis Lokomotif yang Tabrak Pembatas

Dirut KAI Ancam Pecat Masinis Lokomotif yang Tabrak Pembatas

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 14:02 WIB

Lokomotif Nahas di Stasiun Jakarta Kota Sudah Ditarik ke Depo

Lokomotif Nahas di Stasiun Jakarta Kota Sudah Ditarik ke Depo

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 11:47 WIB

Sebanyak 15 Petugas Mengevakuasi Lokomotif di Stasiun Kota

Sebanyak 15 Petugas Mengevakuasi Lokomotif di Stasiun Kota

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 10:47 WIB

Terkini

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×