Warga Belanda Korban Bom Bunuh Diri Lewati Masa Kritis di RSPAD

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 15 Januari 2016 | 00:53 WIB
Warga Belanda Korban Bom Bunuh Diri Lewati Masa Kritis di RSPAD
RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Yohannes Antonius Maria (48) warga negara Belanda yang menjadi salah satu korban ledakan bom bunuh diri di pusat bisnis, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, telah melewati masa kritis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat. 

Salah satu kerabat Yohannes, Mursaleen, mengatakan Yohannes mengalami luka berat di tubuh bagian depan dan belakang. Kata Mursaleen, meski sudah lewat masa kritis, Yohannes masih menjalani operasi pencabutan serpihan.

"Banyak luka di bagian depan tubuh, dada, lengan dan leher serta bagian punggung. Sekarang yang lagi dioperasi bagian punggung, untuk diambil serpihannya," ujar Mursaleen, Jumat (15/1/2016) dini hari.

Setelah terkena ledakan, Yohannes kehilangan banyak darah. Soalnya, proses evakuasinya etika itu tidak berlangsung cepat.

"Sempat kehilangan banyak darah tapi sekarang sudah aman dan sudah lewati masa kritis," katanya.

Sebelumnya, beredar kabar Yohannes menjadi salah satu korban yang meninggal dunia. Mursaleen mengatakan kabar itu sempat didengarnya juga, tetapi dia tidak percaya.

"Saya tidak percaya, kecuali keterangan dokter," kata dia.

Saatini, masih ada sembilan korban ledakan bom Thamrin yang masih dirawat RSPAD Gatot Soebroto.

1. Budi Rachmat (35), warga Green Depok City, Blok Anggek, menderita luka tembak di dada kiri.

2. Aiptu Dodi Maryadi (48), polisi lalu lintas Polres Jakarta Pusat, menderita luka tembak perut.

3. Aiptu Budiono (43), anggota Polres Jakarta Pusat, menderita luka tembak perut.

4. Anggun Artikasari Binti Haryanto (24) , warga Condet, Rt 7, RW 5, menderita luka kaki kanan.

5. Chairil Islami Bin Muhdar Arifin (21), Tawakal Grogol, luka punggung kanan dan tangan kanan.

6. Yohannes Antonius Maria (48), warga negara Belanda, tinggal di Jalan Nangka 106, Jagakarsa, luka tangan kiri, tempurung kaki pecah.

7. Slamet alias Morad Al Muneri, menderita luka di dada kiri dan kaki kiri patah.

8. Permana Bin Asep Yanto (24), warga Bojong Gede, luka punggung kiri.

9. Agus Kurnia Bin Asudrajat (25), warga Sumedang, luka di kepala. (Eva Aulia Rahmawati)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Kasus yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo: Kebakaran Kejagung hingga Peristiwa KM 50

8 Kasus yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo: Kebakaran Kejagung hingga Peristiwa KM 50

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:53 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×