Bahrun Naim, Sosok Cerdas yang Bercita-cita Mati Syahid

Madinah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 16 Januari 2016 | 19:00 WIB
Bahrun Naim, Sosok Cerdas yang Bercita-cita Mati Syahid
Bom Sarinah

Suara.com - Pengamat Terorisme dari The Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya mengatakan, Bahrun Naim adalah otak di balik penembakan dan teror bom di kawasan Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) lalu. Menurutnya, Bahrun yang dia kenal adalah sosok cerdas dan pendiam.

"Dia ini pendiam, tapi smart. Saya akui dia smart, dia ini orang yang belajar dengan baik. Dia adalah tipe pembelajar," kata Harits ditemui di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016).

Harits mengenal Bahrun pada 2010 di Solo, Jawa Tengah. Saat itu, dia yang membantu mengadvokasi Bahrun saat dipenjarakan di Solo.

BACA JUGA: 

Sempat Dipeluk Pembom Bunuh Diri Thamrin, Orang Ini Nyaris Tewas

"Saya kenal dia, kebetulan waktu itu, pada saat dia masuk penjara di Solo, saya yang mengadvokasi," kata Harits.

Selain cerdas dan pendiam, pria berperawakan kecil tersebut sangat romantis. Bahkan, dia memiliki dua istri. Namun, dibalik pembawaannya tersebut, Bahrun memang sudah lama bercita-cita mati suci atau syahid.

"Sangat romantis orangnya, pendiam tapi romantis, buktinya istrinya ada dua. Memang sejak awal dia sudah ingin mati syahid," cerita Harits.

Karena itu, Harits yang terakhir kali berkomunikasi pada Tahun 2014 tersebut merasa tidak kaget ketika Bahrun bergabung dengan ISIS dan melakukan aksi teror. Dan saat ini, Bahrun sedang berkompetisi di Suryah untuk menjadi pemimpin ISIS di Asia Tenggara.

"Saya tidak kaget, biasa saja, karena memang itu rencananya sudah dari awal," katanya.

Menurut Harits, jika dikatakan aksi peledakan bom di Sarinah itu salah satu cara Bahrun membuktikan diri sebagai orang yang pantas memimpin ISIS di kawasan Asia Tenggara itu merupakan hal yang wajar.

"Bahkan kemudian, kalau ini dibilang soal perebutan leader, kalau menurut saya itu natural. Bahrun Naim yang kemudian bisa memberikan persfektif bagaimana memberikan perlawanan," ungkapnya.

Sehingga lanjut Harits, sosok Bahrun Naim itu lah yang akhirnya menjadi pelatih pembuat bom serta memeberikan pengetahuan tentang sistem komando terputus.

"Kemudian dia juga mengajarkan bagaimana pembuatan bom. Bahkan kemudian dia jadi mengingatkan bagaimana pentingnya sistem sel komando putus," tutup Harits.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Kasus yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo: Kebakaran Kejagung hingga Peristiwa KM 50

8 Kasus yang Pernah Ditangani Ferdy Sambo: Kebakaran Kejagung hingga Peristiwa KM 50

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:53 WIB

Terkini

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB