Mendagri Kesulitan Awasi Kelompok Radikal Berbasis Agama

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 18 Januari 2016 | 13:12 WIB
Mendagri Kesulitan Awasi Kelompok Radikal Berbasis Agama
Mendagri Tjahjo Kumolo tinjau TPS dekat rumah calon Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diyani. (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku kesulitan mengawasi or‎ganisasi atau kelompok radikal di Indonesia. Terlebih mereka mengatasnamakan agama.

"Ya nggak bisa, sulit dong. Bagaimana? Tapi kita memang ada (program khusus) untuk meningkatkan kordinasi sampai tingkat desa, kecamatan," kata Tjahjo di DPR, Senin (18/1/2016).

Kata dia setiap orang mempunyai hak untuk membentuk kelompok atau organisasi. Perkumpulan mereka harus didaftarkan ke pemerintah daerah terkait.

Ketika izin sudah terbit, Kementerian Dalam Negeri belum bisa melakukan pengawasan organisasi tersebut. Sehingga, bila organisasi itu menjadi organisasi 'sesat' tidak terpantau dengan baik oleh Kementerian Dalam Negeri.

"Contoh kecil, Gafatar. Sejak dulu tuh memang pengajuan kegiatannya ke semua daerah sifatnya sosial. Tetapi secara organisasi, setelah kita mencermati, latar belakang, perkembangan, dan sebagainya kami tolak. Gitu. Tapi di daerah berkembang karena izinnya. Mengajukan izin bakti sosial, dan sebagai-sebagainya," kata Mendagri.

‎"Tapi kita masih punya kordinasi dengan pejabat kejaksaan dan semuanya. Kalau terkait dengan ajaran sesat atau membingungkan masyarakat kejaksaan punya hak (eksekusi)," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Metro Jaya Tunggu Bahrun Naim Pulang ke Indonesia

Kapolda Metro Jaya Tunggu Bahrun Naim Pulang ke Indonesia

News | Senin, 18 Januari 2016 | 12:51 WIB

Ahok: Kita Tak Akan Biarkan Bom Meledak Lagi di Jakarta

Ahok: Kita Tak Akan Biarkan Bom Meledak Lagi di Jakarta

News | Senin, 18 Januari 2016 | 12:46 WIB

Anggota DPR Sayangkan Warga Selfie di Lokasi Teror Thamrin

Anggota DPR Sayangkan Warga Selfie di Lokasi Teror Thamrin

News | Senin, 18 Januari 2016 | 11:53 WIB

Ahok: Satpam di Pusat Perbelanjaan Jangan Terlalu Santun

Ahok: Satpam di Pusat Perbelanjaan Jangan Terlalu Santun

News | Senin, 18 Januari 2016 | 11:28 WIB

Ketua DPR: UU Terorisme Harus Diperbaiki

Ketua DPR: UU Terorisme Harus Diperbaiki

News | Senin, 18 Januari 2016 | 11:16 WIB

Peci Tertinggal di Mobil yang Diduga Milik Teroris Thamrin

Peci Tertinggal di Mobil yang Diduga Milik Teroris Thamrin

News | Senin, 18 Januari 2016 | 11:04 WIB

Pascabom Sarinah, Kapolda Yakin Stasiun Kereta Aman

Pascabom Sarinah, Kapolda Yakin Stasiun Kereta Aman

News | Senin, 18 Januari 2016 | 11:02 WIB

Polisi Masih 'Berburu' Pascapenangkapan 12 Terduga Teroris

Polisi Masih 'Berburu' Pascapenangkapan 12 Terduga Teroris

News | Senin, 18 Januari 2016 | 10:45 WIB

Ahok: Jakarta Terbuka, Kita Nggak Bisa Larang Orang Luar Masuk

Ahok: Jakarta Terbuka, Kita Nggak Bisa Larang Orang Luar Masuk

News | Senin, 18 Januari 2016 | 09:55 WIB

Di-bully Karena Minta Maaf ke ISIS, Ini Penjelasan Dhani

Di-bully Karena Minta Maaf ke ISIS, Ini Penjelasan Dhani

Entertainment | Senin, 18 Januari 2016 | 09:52 WIB

Terkini

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

×