Polisi Minta Bahrun Naim Berani Tampil ke Publik

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 18 Januari 2016 | 17:44 WIB
Polisi Minta Bahrun Naim Berani Tampil ke Publik

Suara.com - Pihak kepolisian meminta Bahrun Naim tampil ke hadapan publik. Naim dituduh sebagai pelaku teror bom di kawasan Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) pekan lalu.

Sebelumnya beredar sebuah rekaman berdurasi 6 detik yang dipercaya suara dari terduga otak di balik serangan teror Thamrin, Bahrun Naim, beredar di komunitas aktivis gerakan di Solo, Jawa Tengah. Dalam pesan itu, Bahrun membantah tudingan jika ia mengendalikan serangan bom di kawasan Thamrin dari Suriah.

"Saran kami silahkan tampil diumum sampaikan. Bila perlu gunakan pengacara," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal kepada wartawan, Senin (18/1/2016).

Pihak kepolisian tidak permasalahkan beredarnya rekaman suara yang diduga suara asli Naim yang menyangkal sebagai otak serangan teror tersebut

"Tadi saya sudah sampaikan, saya dengar info bahwa Bahrun Naim mengaku tidak terlibat, sah-sah saja, silahkan saja," katanya.

Namun, Iqbal mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti jika Bahrun Naim menjadi otak serangan teror di kawasan Thamrin.

"Tapi yang jelas tim gabungan telah menemukan bukti yang sangat kuat, karena sebelum Desember kita sudah melakukan upaya-upaya penegakan hukum untuk represif untuk preventif. Tahun baru dan natal nggak ada apa-apa kan," kata Iqbal.

Temuan bukti jika Bahrun menjadi dalang serangan tersebut, lanjut Iqbal didapatkan setelah polisi mengamankan beberapa orang yang diduga kelompok teroris yang dipimpin Bahrun. Menurut Iqbal, sejumlah orang yang ditangkap mengaku diperintahkan Bahrun Naim untuk melakukan serangan teror di kawasan Jakarta.

"Kita sudah menangkap beberapa orang di bekasi. Jaringan itu mengatakan kami telah diperintahkan Bahrun Naim untuk serang Jakarta," kata Iqbal.

Selain itu, Iqbal sendiri belum mau menjelaskan berapa orang yang telah ditangkap lantaran diduga terlibat jaringan kelompok teroris.

"Saya tidak mau berkomentar, karena bukan kewenangan saya. Yang jelas ada lebih dari 12, barang bukti juga ada," kata Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Densus 88 Belum Izinkan Jenazah Teroris Thamrin Dibawa Pulang

Densus 88 Belum Izinkan Jenazah Teroris Thamrin Dibawa Pulang

News | Senin, 18 Januari 2016 | 17:30 WIB

Teror Bom Thamrin, Di RS Polri Masih Ada Lima Jenazah

Teror Bom Thamrin, Di RS Polri Masih Ada Lima Jenazah

News | Senin, 18 Januari 2016 | 17:22 WIB

Ibunda Shock Ali Ditembak karena Dituduh Teroris

Ibunda Shock Ali Ditembak karena Dituduh Teroris

News | Senin, 18 Januari 2016 | 15:24 WIB

Jasad Warga Kanada Korban Bom Thamrin Diambil Keluarga

Jasad Warga Kanada Korban Bom Thamrin Diambil Keluarga

News | Senin, 18 Januari 2016 | 15:08 WIB

Korban Bom Thamrin Ternyata Karyawan di Perusahaan Teman Mirna

Korban Bom Thamrin Ternyata Karyawan di Perusahaan Teman Mirna

News | Senin, 18 Januari 2016 | 14:57 WIB

Komisi I Tidak Sepakat BIN Diberi Kewenangan Penangkapan

Komisi I Tidak Sepakat BIN Diberi Kewenangan Penangkapan

News | Senin, 18 Januari 2016 | 14:43 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB