PKL Takut Satpol PP Ketimbang Teroris, Ahok: Pak Yusril Salah Itu

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 20 Januari 2016 | 18:13 WIB
PKL Takut Satpol PP Ketimbang Teroris, Ahok: Pak Yusril Salah Itu
Petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jumat (6/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kurang sepakat dengan pernyataan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra yang menyebutkan pedagang kaki lima lebih takut Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ketimbang teroris.

"Saya kira PKL kita sekarang baik semua kok, kita atur, kita tata, mana ada yang takut. Bukan takut sebenarnya, menghormati lebih tepat. Pak Yusril salah itu," kata Ahok di gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2016).

Ahok mengatakan pemerintah sekarang sudah memiliki solusi untuk membantu PKL. Pemerintah menawarkan kredit dengan bunga di bawah 12 persen per tahun untuk 20 ribu PKL. Cara pengembalian uang mudah sekali, dengan membayar Rp4 ribu per hari.

Ahok mengatakan pemerintah punya modal kredit Rp1 triliun. Ahok, bahkan berencana menawarkan pinjaman dengan bunga lebih murah lagi, enam persen per tahun.

"Bagaimana cara mengidentifikasi mereka? ya itu. mereka harus mendaftar, dagang di tempat yang betul, membayar iuran yang betul, dari situ ketahuan karakternya. Nah dengan begitu mungkin lebih baik," kata Ahok.
 
Ahok membantah kalau penataan PKL semuanya memakai cara kekerasan.

"Nggak juga, satpol PP kan saya sudah instruksi kepada lurah semua," katanya.

Terkait dengan statement Yusil tadi, Ahok bangga kalau memang PKL tidak takut teroris. Soalnya, itu akan membuat bangsa Indonesia kian kuat.
"Bagus dong, itu membuktikan bangsa kita ini bangsa yang kuat, nggak takut kepada ISIS gitu loh," kata Ahok.

Pernyataan Yusril disampaikan baru-baru ini.

"PKL tidak takut ancaman teroris biarpun dikendalikan ISIS dari Syria, yang mereka takuti adalah ancaman Satpol PP yang dikendalikan Ahok dari Balai Kota," kata Yusril.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diisukan Jadi Target Teroris, Ahok: Hidup Mati di Tangan Tuhan

Diisukan Jadi Target Teroris, Ahok: Hidup Mati di Tangan Tuhan

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 17:49 WIB

Enam Orang Jadi Tersangka Serangan Bom di Jalan Thamrin

Enam Orang Jadi Tersangka Serangan Bom di Jalan Thamrin

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 17:13 WIB

Kapolri Waspadai Freddy Budiman Ikut ISIS

Kapolri Waspadai Freddy Budiman Ikut ISIS

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 16:24 WIB

Menteri Ini Serukan Jangan Membenci Keluarga Teroris

Menteri Ini Serukan Jangan Membenci Keluarga Teroris

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 16:20 WIB

Buleleng Geger, Pemotor Antar Surat Ancaman Teror Ala Thamrin

Buleleng Geger, Pemotor Antar Surat Ancaman Teror Ala Thamrin

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 15:48 WIB

Terkini

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB