Akun Facebook Presiden Terpilih Taiwan Dibanjiri Pesan dari Cina

Esti Utami

Kamis, 21 Januari 2016 | 13:38 WIB
Akun Facebook Presiden Terpilih Taiwan Dibanjiri Pesan dari Cina
Presiden Terpilih Taiwan dan Ketua Partai Progresif Demokratis Tsai Ing Wen [Reuters]

Akun Facebook presiden terpilih Taiwan, Tsai Ing Wen, Kamis (21/1/2016) dibanjiri kiriman yang diduga dari Cina. Kiriman itu menuntut negeri pulau itu dibawa ke bawah kendali Cina. Tsai beserta Partai Progresif Demokratis (DPP) pimpinannya, yang condong ke kemerdekaan, menang telak dalam pemilihan presiden dan anggota parlementer Sabtu pekan lalu.

Kemenangan ini memicu kekhawatiran Beijing bahwa di bawah Tsai, akan mendorong kemerdekaan resmi pulau itu.

Pada Kamis pagi, lebih dari 40.000 nama memberikan tanggapan di halaman Facebook-nya, dalam pengulangan kejadian serupa pada November.

Banyak di antara kiriman itu menggunakan tulisan Mandarin sederhana, yang digunakan di Cina daratan. Banyak pula dari postingan itu mengulang pernyataan umum Partai Komunis Cina terkait betapa memalukan jika mereka melukai Tanah Air.

"Mengapa para warga Taiwan berpikir kami telah dicuci otaknya? Kami semua diajarkan sejak kecil bahwa para warga Taiwan merupakan rekan seperjuangan dan Taiwan merupakan pulau yang berharga," kata salah satu kiriman, yang diduga dari warga Cina.

Sejumlah kiriman lainnya mengacu kepada Tsai sebagai gubernur provinsi Taiwan.

"Taiwan benar-benar merupakan bagian dari Cina kecuali jika kau dididik dengan cara yang salah," kata salah satu kiriman dalam bahasa Inggris.

Facebook diblokir di Cina meskipun terdapat cara untuk menerobosnya bahkan jika sebagian besar warga Cina tidak memiliki akses terhadap teknologi itu. Juru bicara DPP, Ruan Cau Hsiung mengatakan pengguna internet Cina hanya melatih kebebasan berpendapat mereka.

"Selama komentar mereka tidak terlalu ekstrim, kami akan menghormati mereka sepenuhnya," kata Ruan.

Tsai sendiri mengunggah sebuah pernyataan pada Kamis yang berbunyi "Kehebatan negara ini adalah bahwa semuanya memiliki hak mereka masing-masing".

Tsai mengatakan dia ingin mempertahankan perdamaian dengan Cina dan status quo yang ada saat ini. Cina menganggap Taiwan yang demokratis itu sebagai provinsi yang lari dan harus direbut kembali bahkan dengan menggunakan kekuatan militer jika diperlukan, terutama jika Taiwan benar-benar memproklamasikan kemerdekaan.

Warga Taiwan menanggapi dengan pedas banjir komentar di Facebook itu, dan memberikan ucapan selamat yang sarkastik kepada para warga Cina. Bahwa mereka mampu menerobos sensor pemerintah mereka dan menggunakan Facebook secara bebas, dan menunjukkan kebebasan yang dinikmati oleh warga Taiwan yang tidak dapat dinikmati di Cina daratan.

"Kami mempunyai kebebasan berpendapat, kebebasan berkumpul dan kebebasan pribadi. Kalian semua tidak memilikinya," demikian komentar warga Taiwan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×