Dugaan Oknum TNI Bekingi Sarang Bandar Matraman, Ini Kata Polisi

Jum'at, 22 Januari 2016 | 02:17 WIB
Dugaan Oknum TNI Bekingi Sarang Bandar Matraman, Ini Kata Polisi
Terduga dua perempuan bandar narkoba di kawasan Matraman, Jakarta Timur yang ditangkap polisi. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Polda Metro Jaya mengaku belum menemukan adanya bukti keterlibatan oknum TNI yang diduga membekingi para bandar narkoba yang sebelumnya digerebek anggota Reserse Narkoba Polsek Senen di Jalan Slamet Riyadi 4, Matraman, Kebon Manggis, Jakarta Timur. Saat penggerebekan tersebut, polisi sempat mendapatkan perlawanan dari sekelompok warga.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Eko Daniyanto mengatakan pihaknya akan berkoodinasi dengan TNI untuk mendalami dugaan keterlibatan tentara dalam kasus pengeroyokan anggota polisi saat melakukan penggerebekan rumah bandar narkoba.

"Manakala nanti ditemukan beking, ada keterlibatan TNI, kita akan koordinasi dengan TNI," kata Eko di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/1/2016).

Namun, Eko menyebut hingga kini pihaknya pun belum mendapatkan informasi soal keterlibatan oknum tentara dalam kasus penggeroyokan anggota polisi.

"Hingga kini kita belum dapat informasi itu. Anggota masih bekerja di lapangan, baik dari Jatanras Ditreskrimum maupun tim kita yang di lapangan," kata Eko.

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Infanteri Heri Prakosa meminta semua pihak untuk tak tergesa-gesa menyebut soal keterlibatan oknum TNI dalam kasus pengeroyokan dan pembacokan lima petugas kepolisan serta beberapa cepu.

"Terlalu dini menyebut keterlibatan anggota TNI. Hasil lidik (penyelidikan) intel tidak ada anggota terlibat," ujar Heri, melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (19/1/2016).

Namun dia membenarkan, lokasi keributan berdekatan dengan asrama TNI (Zikon) di Kawasan Berlan.

Heri mengakui, kejadian itu memang dekat asrama TNI di kawasan Berlan. Namun, kawasan Berlan saat ini sudah bercampur sebagai komplek yang tak hanya ditinggali kalangan militer, tapi juga warga sipil.

"Memang di depan asrama (kejadiannya), tapi jangan buru-buru menyebut TNI terlibat, apalagi Berlan termasuk komplek yang sudah banyak dihuni warga sipil, mirip-mirip komplek BS Cililitan sebelum ditertibkan," ujar Heri

Atas peristiwa ini membuat TNI bakalan mengkaji melakukan penertiban kawasan komplek TNI yang sudah banyak dihuni warga.

"Ini akan jadi atensi untuk penertiban Komplek Berlan. Biar tidak seperti komplek yang dijadikan sarang kejahatan dengan memanfaatkan status sebagai komplek tentara," jelas Heri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI