Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 23 Januari 2016 | 01:03 WIB
Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016
Hujan deras di daerah kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (7/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan Indonesia berpotensi mengalami fenomena cuaca La Nina. Cuaca ini diprediksi datang menjelang Juli hingga September 2016. Setelah El Nino dalam kondisi netral pada April.

"Hal yang perlu diwaspadai setelah kondisi netral pada Maret dan April tidak berarti kondisi menjadi berhenti netral. Ada kemungkinan menyimpang ke arah sebaliknya sehingga ada potensi terjadi La Nina," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik Mulyono Rahadi Prabowo pada konferensi pers di Gedung BMKG Jakarta, Jumat (22/1/2016) malam.

Prabowo mengatakan kondisi ini masih dalam tahap monitoring yang berkaca pada kondisi El Nino pada 1997 kemudian diikuti oleh La Nina pada 1998. Ia menjelaskan beberapa hari lalu curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia tidak terlalu signifikan karena pengaruh El Nino yang cukup kuat.

Saat ini pengaruh El Nino sudah menurun, yakni puncaknya terjadi sejak Desember 2015 kemudian menurun hingga Februari dan menunjukkan kondisi netral sekitar Maret dan April 2016.

Jika dibandingkan dengan El Nino terkuat pada 1997, pergerakan cuaca hampir sama dengan catatan indikator terkini Indonesia yang saat ini mulai menurun. Dampak La Nina berdasar pengalaman 1998 dan perbandingan pada 2010 adalah kenaikan curah hujan yang dimulai pada periode Juli, Agustus dan September 2016.

Selain itu, kondisi kemarau yang basah berpotensi menjadi ancaman bagi petani tembakau, bawang dan petambak garam serta meningkatnya pertumbuhan penyakit organisme tanaman. Secara umum, fenomena La Nina berkebalikan dengan El Nino yakni curah hujan akan semakin bertambah.

"Kalau El Nino, curah hujan akan berkurang, sedangkan La Nina sebaliknya. Curah hujan akan makin bertambah apalagi jika terjadi pada bulan akhir tahun yang sudah memasuki musim hujan," kata Prabowo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Health | Rabu, 13 Januari 2016 | 08:10 WIB

BMKG: Waspadai Longsor di Awal La Nina

BMKG: Waspadai Longsor di Awal La Nina

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 07:08 WIB

Lengkapi Gayamu dengan Koleksi Terbaru dari G2000

Lengkapi Gayamu dengan Koleksi Terbaru dari G2000

Lifestyle | Selasa, 15 Desember 2015 | 18:01 WIB

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Lifestyle | Rabu, 18 November 2015 | 19:06 WIB

Aher: Jabar Waspada Satu Bencana Longsor

Aher: Jabar Waspada Satu Bencana Longsor

News | Senin, 16 November 2015 | 14:00 WIB

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Dua Penyakit Ini

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Dua Penyakit Ini

Health | Kamis, 12 November 2015 | 10:58 WIB

Hujan Saat Pesta Pernikahan? Jangan Khawatir, Ini Solusinya

Hujan Saat Pesta Pernikahan? Jangan Khawatir, Ini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 11 November 2015 | 08:53 WIB

Hujan Petir Akibatkan Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Petir Akibatkan Pohon Tumbang di Bogor

News | Selasa, 10 November 2015 | 00:03 WIB

Hujan Lebat, 20 Orang Tewas Disambar Petir

Hujan Lebat, 20 Orang Tewas Disambar Petir

News | Senin, 07 September 2015 | 11:41 WIB

Berteduh di Bawah Pohon, Mahasiswa Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Bawah Pohon, Mahasiswa Tewas Tersambar Petir

News | Sabtu, 21 Maret 2015 | 12:54 WIB

Terkini

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

×