Habibie Minta Pemerintah Netral Sikapi Konflik Parpol

Suwarjono

Minggu, 24 Januari 2016 | 08:03 WIB
Habibie Minta Pemerintah Netral Sikapi Konflik Parpol
BJ Habibie. (Twitter @bj_habibie)

Suara.com - Sesepuh Partai Golkar yang juga mantan Presiden RI ketiga BJ Habibie meminta pemerintah tetap bersikap netral dan tidak memihak dalam menyikapi konflik internal partai politik.

Hal itu disampaikan BJ Habibie saat memberikan pidato dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar yang diselenggarakan kubu Aburizal Bakrie di Jakarta, Sabtu malam (23/1/2016).

"Saya ini hanya punya satu kartu partai yaitu Golkar, tapi saya tidak boleh hanya memihak Golkar, saya harus memihak kepentingan bangsa. Maka itu saya ucapkan terima kasih dengan kehadiran bapak Menkopolhukam dan Menkumham di sini (dalam Rapimnas Golkar)," ujar Habibie.

Habibie meyakini kehadiran Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan dan Menkumham Yasona Laoly di Rapimnas Golkar merupakan instruksi Presiden Joko Widodo, dan dalam hal ini sebagai wujud netralitas pemerintah dalam menyikapi partai Golkar yang kini sedang dilanda konflik.

"Saya ambil kesimpulan, karena saya pernah memimpin bangsa ini, tidak mungkin anggota kabinet jalan sendiri kalau tidak ada instruksi presiden," kata Habibie disambut tawa Luhut dan Yasona.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly tampak menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang diselenggarakan kubu Aburizal Bakrie di Jakarta, Sabtu malam.

Kehadiran keduanya mewakili undangan yang ditujukan kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Luhut dan Yasona tiba dalam Rapimnas Golkar secara beriringan sekitar pukul 20.00. Kehadiran keduanya mendapat tepuk tangan riuh peserta Rapimnas.

Yasona Laoly mendapat perhatian karena dirinya belum mengesahkan kepengurusan Golkar hingga saat ini.

Belum diketahui apakah kehadiran Yasona beserta Luhut selaku utusan pemerintah dapat diartikan bentuk restu pemerintah terhadap penyelenggaraan Rapimnas kubu Aburizal Bakrie atau tidak. Sebab Rapimnas ini disebut-sebut sejumlah pihak ilegal karena diselenggarakan kepengurusan yang belum disahkan pemerintah.

Selain Luhut dan Yasona, dalam Rapimnas itu tampak hadir sejumlah tokoh antara lain Wakil Ketua MPR Mahyudin, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanusoedibjo, Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan, Ketua DPR Ade Komaruddin, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Fraksi Hanura di DPR RI Nurdin Tampubolon, Ketua Umum PPP Djan Faridz dan juga Presiden RI ketiga BJ Habibie. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu ARB: Hormati Proses Kasasi Golkar Kubu Agung Laksono

Kubu ARB: Hormati Proses Kasasi Golkar Kubu Agung Laksono

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 01:01 WIB

Terkini

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:50 WIB

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Bogor | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:43 WIB

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:31 WIB

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:16 WIB

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 20:48 WIB

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:45 WIB

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:37 WIB

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

×