Israel Kepala Batu, Prancis Ancam Akui Kedaulatan Palestina

Liberty Jemadu

Sabtu, 30 Januari 2016 | 05:42 WIB
Israel Kepala Batu, Prancis Ancam Akui Kedaulatan Palestina
Ilustrasi bendera Palestina (Shutterstock).

Suara.com - Prancis mengancam akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara berdaulat, jika Israel terus mempertahankan sikap kepala batu, menolak solusi dua negara yang ditawarkan negara-negara Barat.

Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, pada Jumat (29/1/2016), kembali memperingatkan Israel bahwa sikap keras kepalanya akan menutup peluang terwujudnya solusi dua negara dan akan menguntungkan kelompok teroris Negera Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Upaya terakhir untuk mendamaikan Israel dan Palestina, dengan memberikan solusi pendirian dua negara terpisah bagi keduanya, oleh Amerika Serikat rontok pada April 2014. Setelah itu, tak ada lagi perundingan serius antara Israel dan Palestina.

Pada 2015 Prancis juga gagal membujuk AS mengeluarkan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menetapkan parameter-parameter yang diperlukan dalam melanjutkan pembicaraan damai dan menetapkan tenggat waktu perundingan antara Israel dan Palestina.

Sementara itu keputusan Israel baru-baru ini untuk memperluas pemukiman Yahudi di Tepi Barat - yang dikecam oleh Sekretaris Jenderal PBB sebagai langkah provokatif - dinilai Prancis sebagai sikap inkonsistensi Israel terhadap komitmen solusi dua negara.

"Kami tak bisa membiarkan solusi dua negara gagal. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai anggota Dewan Keamanan PBB," kata Fabius dalam pertemuan tahunan para diplomat asing di Paris, seperti dikutip Reuters.

Fabius mengatakan bahwa Paris, dalam beberapa pekan ke depan, akan mulai mempersiapkan konferensi internasional untuk mempertemukan pihak-pihak bertikai, para mitra utama mereka dari AS, Eropa, dan Arab. Ini akan menjadi upaya terakhir Prancis untuk menekan Israel dan Palestina.

Jika upaya ini gagal mencari solusi, kata Fabius, "maka kami harus bertanggung jawab dengan mengakui Palestina sebagai sebuah negara."

Seorang sumber dari Departemen Luar Negeri Prancis mengatakan bahwa rencananya konferensi itu digelar sebelum musim panas dan tak akan membutuhkan resolusi dari Dewan Keamanan PBB, karena pasti akan ditolak oleh AS, sekutu Israel.

Sebelumnya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah mengeritik inisiatif Prancis, yang dia sebut "kontraproduktif".

AS sendiri, yang geram dengan rencana pembangunan pemukiman Yahudi, tampaknya tak akan mendukung inisiatif Prancis. Presiden Barack Obama, yang akan lengser dalam 10 bulan mendatang, diyakini tak akan mengecewakan lobi Yahudi di Gedung Putih.

Janji Prancis ini disambut gembira oleh Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

"Tak diragukan bahwa pengakuan Prancis atas Negara Palestina akan berkontribusi besar bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan," kata Nabil Abu Rdainah, juru bicara Abbas.

Palestina sendiri kini sudah diakui sebagai negara pemantau nonanggota di PBB, sama seperti Vatikan. Bendera Palestina juga telah berkibar di markas PBB di New York, AS sejak September 2015.

Swedia adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Palestina sejak 2014 dan langkahnya itu diikuti oleh beberapa negara Eropa lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Anomali Ballon d'Or 2026: Taruhan Janggal dan Dugaan Informasi Orang Dalam

Anomali Ballon d'Or 2026: Taruhan Janggal dan Dugaan Informasi Orang Dalam

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:38 WIB

1314 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi di Prancis, 53 Petugas Keamanan Jadi Korban

1314 Orang Ditangkap dalam Demonstrasi di Prancis, 53 Petugas Keamanan Jadi Korban

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Antisipasi Aksi Penjarahan, 7 Toko Apple di Prancis Ditutup

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×