Ahli Ini Yakin Pelaku Pembunuhan Mirna Bukanlah Orang Dekat

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Sabtu, 30 Januari 2016 | 16:11 WIB
Ahli Ini Yakin Pelaku Pembunuhan Mirna Bukanlah Orang Dekat
Pra-rekonstruksi kasus Wayan Mirna Salihin (27) di kafe Olivier, Grand Indonesia. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Penyidik Kriminal Umum Polda Metro Jaya sudah resmi menetapkan Jessica Kumala Wongso, salah satu teman dekat korban kopi maut, Wayan Mirna Salihim, sebagai tersangka. Dengan demikian, bisa diduga bahwa pembunuh Mirna melalui racun sianida adalah Jessica.

Meski begitu, ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, terus terang menyatakan bertolak belakang dengan kesimpulan polisi. Menurutnya, pelaku pembunuhan yang terjadi di Cafe Olivier, Grand Indonesia, tersebut bukanlah orang dekat.

"Penggunaan racun untuk misalkan konflik pribadi, untuk apa digunakan racun yang sebegitu eksklusif? Kalau sekadar dendam dari orang dekat, cukup menggunakan racun yang bisa dibeli di kios sebelah. Sementara sianida dengan penggunaan takaran 15 gram tidak mudah diakses," kata Reza, saat berbicara di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/1/2016).

 
Hal lain yang menyakinkan dirinya bahwa bukan orang dekat Mirna-lah pelakunya, menurut Reza adalah karena dari keluarga Mirna tidak satu pun yang mempunyai akses untuk mendapatkan barang mematikan tersebut.

"Saya tidak berpikir bahwa orang dekat korban memiliki akses mendapatkan barang tersebut," kata Reza.

Selain tidak yakin dengan orang dekat Mirna, Reza juga mengaku tidak yakin jika yang melakukan itu adalah Jessica. Reza menjelaskan bahwa pembunuhan secara tidak langsung seperti itu, bisa saja dilakukan oleh pelaku yang pada saat kejadian tidak berada di lokasi. Dia menduga si pelaku pada saat itu justru memilih untuk berada jauh atau tidak dekat dengan korban.

"Logika ilmiah yang ada di kepala saya, membuat saya tidak yakin kalau pelaku berada satu meja dengan korban, karena instrumen yang digunakan adalah racun. Karena racun adalah alat kejahatan yang dipilih agar antara pelaku dan korban tidak berhadap-hadapan, tidak berada dalam jarak dekat dan melancarkan aksi secara frontal. Dengan logika semacam itu, menurut saya tidak mungkin orang yang menggunakan racun menunggui korbannya," papar Reza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jessica Kena Pasal Pembunuhan Berencana, Terancam Hukuman Mati

Jessica Kena Pasal Pembunuhan Berencana, Terancam Hukuman Mati

News | Sabtu, 30 Januari 2016 | 14:44 WIB

Terkini

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

×