BIN Ajak 10 Anggota OPM Tamasya ke Jakarta

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 01 Februari 2016 | 17:38 WIB
BIN Ajak 10 Anggota OPM Tamasya ke Jakarta
Anggota kelompok sipil bersenjata di bawah pimpinan Nurdin alias Din Minimi setelah menyerahkan senjata di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Aceh, Selasa (29/12). [Antara]

Suara.com - Sepuluh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) datang ke Jakarta. Mereka diajak oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dan difasilitasi untuk ‎jalan-jalan di Ibu Kota.

Kepala BIN Sutiyoso mengatakan mereka mau datang ke Jakarta sebagai efek domino dari pemberontak Aceh ‎Din Minimi yang menyerahkan diri.

"Memang benar ada 10 orang (anggota OPM). ‎Ya baguslah, ini kan seperti efek domino seperti Din Minimi, hal itu kan tersiar juga di sana (Papua)," kata Bang Yos di kantor Kepresidenan, Jakarta Senin (1/2/2016).

Purnawirawan Jenderal bintang tiga ini mengakui pihaknya yang mengundang sepuluh anggota OPM itu datang ke Jakarta. Tujuannya untuk melihat pembangunan di Ibu Kota.

"Iya (BIN yang undang), supaya dia mengerti pembangunan. Nanti kayak begitu juga di Papua," terang dia.

Bang Yos ‎mengatakan, kelompok OPM yang mau kooperatif akan diterima oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah mereka. Jika tidak bisa dibujuk dengan cara lunak, makan akan ditindak tegas.

"Kalau yang masih mau dengan cara-cara soft power ya Alhamdulillah kami terima. Kalau tidak kami gunakan hard power," tegasnya.

‎Menurut Bang Yos, tuntutan mereka sederhana yaitu ingin memiliki rumah yang layak di kampungnya, Papua.

"Selama ini tuntutannya hanya sederhana saja, dia kepingin dibikinkan rumah, memang itu sudah ada program di kabupaten setempat, dan itu nggak ada masalah," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keindahan Tersembunyi di Utara Papua

Keindahan Tersembunyi di Utara Papua

Foto | Senin, 01 Februari 2016 | 09:54 WIB

Pokja Papua: Kunjungan Jokowi ke Papua Memang Amat Penting

Pokja Papua: Kunjungan Jokowi ke Papua Memang Amat Penting

News | Senin, 01 Februari 2016 | 04:38 WIB

Inilah 2 Penyebab Program Otsus Papua Belum Efektif

Inilah 2 Penyebab Program Otsus Papua Belum Efektif

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 04:27 WIB

Pokja Papua: Perempuan Papua Hadapi Tekanan Sangat Berat

Pokja Papua: Perempuan Papua Hadapi Tekanan Sangat Berat

News | Senin, 01 Februari 2016 | 02:41 WIB

Bank Papua Resmikan Kerjasama dengan Kartu Debit Visa

Bank Papua Resmikan Kerjasama dengan Kartu Debit Visa

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2016 | 11:57 WIB

Papua Barat Butuh Pemimpin yang Takut Tuhan

Papua Barat Butuh Pemimpin yang Takut Tuhan

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:58 WIB

Bank Papua Luncurkan Produk Tabungan Simpel

Bank Papua Luncurkan Produk Tabungan Simpel

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2016 | 12:32 WIB

Polri Verifikasi Anak Buah Din Minimi yang Dapat Amnesti

Polri Verifikasi Anak Buah Din Minimi yang Dapat Amnesti

News | Senin, 25 Januari 2016 | 18:36 WIB

Dubes Inggris Juga Kunjungi Tanah Papua

Dubes Inggris Juga Kunjungi Tanah Papua

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 09:36 WIB

Dubes AS Akui Papua Sangat Penting Bagi Amerika Serikat

Dubes AS Akui Papua Sangat Penting Bagi Amerika Serikat

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 08:28 WIB

Terkini

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB