Suara.com - Ruang tahanan tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin (27), Jessica Kumala Wongso (27), terpisah dengan ruang tahanan lainnya di Polda Metro Jaya.
Sejak ditahan pada Sabtu (30/1/2016) lalu, alumni Billy Blue College of Design, Sidney, Australia, itu, tidak berinteraksi dengan tahanan lain karena memang itu yang dia inginkan.
Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Barnabas mengungkapkan aktivitas Jessica seharian penuh di dalam sel biasanya hanya tidur-tiduran.
"Kan dia baru dua hari, kalau kami lagi periksa paling dia sedang tidur, sedang tidur," kata Barnabas saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/2/2016).
Jessica ditahan selama 20 hari, terhitung mulai Sabtu kemarin sampai dengan 18 Februari 2016.
Barnabas menambahkan para tahanan mendapatkan hak mereka untuk dapat menjalankan ibadah.
"Nanti juga kami kasih aktivitas, misalnya ibadah kan begitu. Jadi kalau hari besar keagamaan, semua tahanan diberikan hak," katanya.
Ketika ditanya apakah pada tahun baru Imlek yang jatuh pada Senin (8/2/2016) mendatang, Jessica juga dibolehkan merayakannya bersama keluarga di tahanan, Barnabas mengatakan khusus untuk Jessica, Barnabas akan koordinasi dulu dengan penyidik.
"Hanya saja kalau kaitannya dengan dia (Jessica), itu harus koordinasi dengan penyidik ya. Itu juga kalau diizinkan penyidik," kata dia.
Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu lalu sekitar pukul 07.45 WIB.
Usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 13 jam, Jessica langsung dijebloskan ke sel tahanan Polda Metro Jaya.
Penanganan kasus Jessica sekarang sedang berjalan. Polda Metro Jaya bekerjasama dengan kepolisian federal Australia untuk mempelajari aktivitas Jessica dan Mirna serta hubungan mereka selama studi di Sidney.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ayah Ungkap Pekerjaan Suami Mirna
Keluarga Jessica Ogah Minta Maaf ke Keluarga Mirna