Yogya Keluarkan Surat Edaran Waspada Virus Zika

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 03 Februari 2016 | 16:12 WIB
Yogya Keluarkan Surat Edaran Waspada Virus Zika
Ilustrasi Virus Zika. (Shutterstock)

Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengeluarkan surat edaran meminta pengampu kebijakan di wilayah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Zika.

"Kami segera sampaikan surat edaran ke wilayah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Zika dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Agus Sudrajat di Yogyakarta, Rabu (3/2/2016).

Menurut dia, penanganan terhadap serangan virus zika sebenarnya tidak berbeda jauh dengan penanganan penyakit demam berdarah (DB) karena vektor atau pembawa virus untuk kedua penyakit tersebut sama yaitu nyamuk.

Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan masyarakat adalah mencegah munculnya tempat perkembangbiakan nyamuk dan menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk.

"Gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan prinsip 3M yaitu menguras tempat penampungan air, mengubur barang bekas yang bisa menampung air dan menutup tempat penampungan air harus dilakukan sehingga nyamuk tidak berkembang biak," katanya.

Selain itu, pola makan yang sehat juga harus diperhatikan agar daya tahan tubuh meningkat sehingga tidak mudah terkena virus atau penyakit lainnya.

"Penyakit yang disebabkan oleh virus dapat dilawan jika daya tahan tubuh dalam kondisi baik. Sehingga pola makan yang sehat harus dilakukan," katanya.

Agus juga meminta warga untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan apabila mengalami demam agar dapat ditangani lebih cepat.

"Gejala yang timbul akibat serangan virus zika sama seperti demam berdarah yaitu demam tinggi, muncul nyeri di persedian, ruam, mata pedih dan kemerah-merahan," katanya.

Berdasarkan tingkat keganasan, Agus mengatakan, virus demam berdarah justru lebih ganas dibanding Virus Zika.

Hanya saja, Virus Zika yang menyerang ibu hamil bisa menyebabkan kelainan pada janin yaitu bayi yang dilahirkan mengalami "microchepalus" atau lingkar kepala yang lebih kecil dari normal. Agus menjamin, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta siap menangani penyakit tersebut.

"Sampai saat ini, belum ada laporan adanya warga yang terkena virus zika. Mudah-mudahan tidak ada," katanya.

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta juga akan meminta surveilans yang ada di tiap kelurahan untuk terus meningkatkan pengawasan di wilayahnya masing-masing dan melaporkan jika ada temuan serangan virus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Pertimbangkan Keluarkan "Travel Warning" karena Virus Zika

Jokowi Pertimbangkan Keluarkan "Travel Warning" karena Virus Zika

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 13:58 WIB

Ditemukan Penularan Virus Zika Lewat Hubungan Seks

Ditemukan Penularan Virus Zika Lewat Hubungan Seks

Health | Rabu, 03 Februari 2016 | 08:04 WIB

Gara-gara Virus Zika, Mobil Baru Tata Motors Ganti Nama

Gara-gara Virus Zika, Mobil Baru Tata Motors Ganti Nama

Otomotif | Rabu, 03 Februari 2016 | 06:32 WIB

Wabah Virus Zika Meluas, WHO Umumkan Status Darurat Internasional

Wabah Virus Zika Meluas, WHO Umumkan Status Darurat Internasional

Health | Selasa, 02 Februari 2016 | 03:17 WIB

Warga Riau Diminta Waspadai Virus Zika

Warga Riau Diminta Waspadai Virus Zika

Health | Minggu, 31 Januari 2016 | 18:19 WIB

Kemenkes Minta Masyarakat Jaga Kebersihan Hindari Virus Zika

Kemenkes Minta Masyarakat Jaga Kebersihan Hindari Virus Zika

Health | Minggu, 31 Januari 2016 | 12:19 WIB

Lebih dari 2.100 Ibu Hamil di Kolombia Terjangkit Virus Zika

Lebih dari 2.100 Ibu Hamil di Kolombia Terjangkit Virus Zika

Health | Minggu, 31 Januari 2016 | 06:12 WIB

Bos LV Indonesia Meninggal Bukan Karena Virus Zika

Bos LV Indonesia Meninggal Bukan Karena Virus Zika

Health | Sabtu, 30 Januari 2016 | 12:36 WIB

Begini Dampak Virus Zika pada Anak-anak

Begini Dampak Virus Zika pada Anak-anak

Health | Jum'at, 29 Januari 2016 | 17:25 WIB

AS Masih Butuh Waktu untuk Siapkan Vaksin Zika

AS Masih Butuh Waktu untuk Siapkan Vaksin Zika

Health | Jum'at, 29 Januari 2016 | 08:01 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×