Banyak PNS Cerai karena Selingkuh, Psikolog Diterjunkan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 07 Februari 2016 | 01:12 WIB
Banyak PNS Cerai karena Selingkuh, Psikolog Diterjunkan
Sejumlah pegawai negeri sipil mulai bekerja di hari pertama setelah libur lebaran, di Kantor Pemprov DKI Jakarta, Rabu (22/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyiapkan seorang psikolog sebagai tempat konsultasi bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang mempunyai masalah rumah tangga. Sebab di Bengkulu banyak PNS yang menggugat cerai pasangannya karena kasus perselingkuhan.

"Kita punya tenaga PNS lulusan S1 psikologi dan akan dikirim pendidikan S2 psikologi dan disiapkan menjadi tempat konsultasi PNS yang punya masalah rumah tangga dan berniat pisah dengan pasangannya menjadi batal," kata Kabid Diklat dan Kesejahteraan Pegawai BKPPD Mukomuko Sutrisna di Mukomuko, Sabtu (6/2/2016).

 Pemerintah Bengkulu setempat butuh seorang psikolog menyusul meningkatnya jumlah PNS yang menggugat cerai pasangannya pada tahun 2015 sebanyak 14 orang. Jumlahnya meningkat 100 persen dibandingkan sebelumnya.

Dari sebanyak 14 orang PNS yang menggugat cerai pasangannya pada tahun 2015. Sebanyak 10 orang PNS telah putus atau bercerai. Tinggal empat PNS lagi yang belum turun dari Inspektorat ke instansi itu.

Perselingkuhan diduga menjadi penyebab pegawai negeri sipil (PNS) pemerintah setempat banyak yang bercerai dari pasangannya.

 "Kalau ditanya alasannya pasti tidak harmonis. Tetapi semua itu berawal dari rasa cemburu karena diduga pasangannya selingkuh. Ada juga yang langsung mengakui kalau pasangannya selingkuh," ujarnya.

Pihaknya selaku pengawas PNS di daerah itu tetap berupaya semampunya untuk menyatukan pasangan PNS yang ingin bercerai. Tetapi hanya sebagian kecil yang bisa diselesaikan.

"Kebanyakan yang tidak selesai di instansi itu diserahkan ke Inspektorat dan laporan terakhir mereka tetap bercerai," ujarnya.

Dengan adanya seorang psikolog dapat membantu pegawai dalam mengatasi masalah rumah tangganya. "Sudah saatnya pemerintah punya psikolog sendiri untuk membantu pegawai mengatasi masalahnya," ujarnya lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Data Resmi: Perceraian PNS di Bengkulu Tinggi karena Selingkuh

Data Resmi: Perceraian PNS di Bengkulu Tinggi karena Selingkuh

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 10:20 WIB

Bapertarum Siapkan Rp400 Miliar untuk Bantu PNS Punya Rumah

Bapertarum Siapkan Rp400 Miliar untuk Bantu PNS Punya Rumah

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 02:19 WIB

Kadang-kadang Ahok Punya Pikiran Negatif ke PNS

Kadang-kadang Ahok Punya Pikiran Negatif ke PNS

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 12:54 WIB

PNS DKI Ingin Pulang Cepat, Ahok: Minta Pindah Kerja Saja

PNS DKI Ingin Pulang Cepat, Ahok: Minta Pindah Kerja Saja

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 12:09 WIB

Inilah Alasan Ahok Cabut Operasional Bus PNS DKI Jakarta

Inilah Alasan Ahok Cabut Operasional Bus PNS DKI Jakarta

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 10:26 WIB

Mulai 25 Januari, Tak Lagi Ada Bus Jemputan bagi PNS DKI

Mulai 25 Januari, Tak Lagi Ada Bus Jemputan bagi PNS DKI

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 09:26 WIB

Anggaran Gaji Untuk PNS 2016 Naik Jadi Rp48 triliun

Anggaran Gaji Untuk PNS 2016 Naik Jadi Rp48 triliun

Bisnis | Rabu, 13 Januari 2016 | 14:30 WIB

Tingkat Perceraian di Malaysia Sangat Mengkhawatirkan

Tingkat Perceraian di Malaysia Sangat Mengkhawatirkan

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 09:05 WIB

Ini Peringatan Ahok yang Bikin Merinding PNS yang Baru Dilantik

Ini Peringatan Ahok yang Bikin Merinding PNS yang Baru Dilantik

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 20:54 WIB

Hari Ini, Ahok Lantik Seribu Pejabat

Hari Ini, Ahok Lantik Seribu Pejabat

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 20:46 WIB

Terkini

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB