Jokowi: Dulu Pers Ditekan Pemerintah, Sekarang Siapa Tekan Pers?

Siswanto

Selasa, 09 Februari 2016 | 11:32 WIB
Jokowi: Dulu Pers Ditekan Pemerintah, Sekarang Siapa Tekan Pers?
Presiden Joko Widodo [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Di acara puncak peringatan Hari Pers Nasional di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/2/2016), Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan dan harapan-harapannya agar media massa sebagai pilar keempat demokrasi tetap dipercaya publik.

Di dalam salah satu bagian pidato, Presiden menyoroti industri media online.

"Saya sudah melihat, karena kecepatan, terutama online media. Saya selalu membaca di mobil, di pesawat, kepatuhan kepada kode etik jurnalisme, kepada etika pemberitaan, itu sering dan banyak sekali yang diabaikan karena inginnya cepat sehingga beritanya jadi tidak akurat, jadi tidak berimbang, mencampuradukkan antara fakta dan opini. Kadang-kadang menghakimi seseorang. Ini menurut saya berbahaya sekali," demikian dikatakan Kepala Negara.

Lantas Presiden membandingkan dengan media massa di Indonesia jaman sekarang dengan jaman dulu.

"Kalau dulu kita lihat, jaman dulu, ada tekanan kepada pers dari pemerintah. Tapi sekarang terbalik, pers justru yang menekan-nekan pemerintah," katanya.

Lalu siapa yang menekan pers jaman sekarang? menurut Presiden Jokowi yang menekan adalah industri pers sendiri.

"Menurut saya industri pers sendiri, karena persaingan. Ditekan dari lingkungan sendiri," kata Presiden. "Inilah saya kira hal-hal yang harus kita hindarkan bersama agar dalam rangka kita bangun kepercayaan betul-betul bisa kita lakukan."

Pada kesempatan itu, Presiden menyinggung tekanan media kepada pemerintah daerah untuk pembangunan jalur Lembar ke Kayangan, Lombok Timur.

"Seperti tadi, membangun jalan bypass dari Kayangan sampai Lembar, itu namanya menekan itu. Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) menekan supaya pak gubernur menekan, pasti dibangun oleh Menteri PU. Saya pastikan dibangun itu. Karena yang menyampaikan pak ketua PWI, ditekan dari pak Ketua PWI," katanya.

Di akhir pidato, Presiden berharap pers menjaga diri agar tetap dipercaya masyarakat dengan menghadirkan informasi yang jujur, akurat, obyektif, memberikan tempat ke suara, pikiran, dan gagasan yang baik dari masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Besok, Presiden Jokowi Hadiri Puncak Hari Pers di Lombok

Besok, Presiden Jokowi Hadiri Puncak Hari Pers di Lombok

News | Senin, 08 Februari 2016 | 19:05 WIB

Terkini

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:49 WIB

×