Array

Istana Tanggapi Serius Pesawat Tempur Tucano Timpa Rumah Warga

Rabu, 10 Februari 2016 | 15:55 WIB
Istana Tanggapi Serius Pesawat Tempur Tucano Timpa Rumah Warga
Sekretaris Kabinet Pramono Anung [Antara]

Suara.com - Peristiwa pesawat tempur Super Tucano milik TNI AU yang jatuh dan menimpa rumah warga di Jalan Laksda Sucipto, RT 3, RW 5, Kelurahan Blimbing, Malang, Jawa Timur, Rabu (10/2/2016) pagi, sudah sampai dilaporkan ke Istana.

"‎Kami sudah mendapatkan laporan dari TNI AU mengenai jatuhnya pesawat di Malang dalam rangka latihan setelah terbang hampir satu jam, dan berdasarkan laporan kemungkinan ada yang meninggal, tapi sekarang baru dikonfirmasi berapa jumlah dan sebagainya," kata Sekretaris Kabinet Pramono Aung di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurut laporan yang diterima Istana, ada dua kemungkinan sebab pesawat jatuh. Pertama, masalah mesin atau technical error dan kedua, human error. Untuk lebih jelasnya, kata Pramono, TNI AU akan menjelaskan kepada masyarakat.

Agar peristiwa serupa tak terulang lagi, Pramono mengatakan perlu dilakukan evaluasi terhadap pesawat-pesawat TNI AU.

"Sebab kalau dilihat penerbang baik kejadian di Yogya atau di Malang hari ini merupakan penerbang lulusan TNI AU. Artinya adalah mereka seseorang dengan kemampuan, kapasitas, dan kapabilitas yang mencukupi untuk menerbangkan pesawat," kata dia.

"Makanya ini menunjukkan sesuatu yang perlu dievaluasi dalam sistem alutsista kita, apalagi ini digunakan bukan untuk latihan berat yang bersama-sama, tapi ini kan latihan ringan dan jatuh," Pramono menambahkan.

Menurut informasi, korban dalam peristiwa ini adalah Mayor Penerbang Ivy, kopilot Saiful, dan seorang warga bernama Pujianto.

Sebelumnya, Danlanud Abdul Rahman Saleh, Marsekal Pertama TNI Joko Senoputro, menjelaskan kronologis pesawat Super Tucano jatuh.

Pesawat tempur tersebut, katanya, terbang dari Lapangan Udara Abdul Rahman Saleh untuk menjalani test flight atau uji kondisi pesawat setelah menjalani pemeliharaan di Skadron Teknik.

"Pesawat test flight di sekitar Abdul Rahman saja," kata Joko kepada Suara.com.

Pesawat diterbangkan oleh pilot Mayor Penerbang Ivy dan didampingi Sersan Mayor Saiful.

"Pilot mempunyai kualifikasi test flight," kata Joko.

Mayor Penerbang Ivy menerbangkan pesawat pada pukul 09.00 WIB. Pada pukul 09.57, kata Joko, masih ada komunikasi dengan Mayor Penerbang Ivy.

"Lalu hilang kontak pada jam 10.07 WIB dan ditemukan di Blimbing," ujar Joko.

Pesawat naas tersebut ditemukan menimpa rumah warga di Jalan Laksda Adisucipto.

"Saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Sudah kami amankan semua dengan bantuan polisi, masyarakat, dan TNI AU sendiri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI