Honda Tarik 367.014 Mobilnya di Indonesia, Perbaiki Cacat Airbag

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2016 | 18:24 WIB
Honda Tarik 367.014 Mobilnya di Indonesia, Perbaiki Cacat Airbag
Honda Jazz, salah satu model yang ditarik Honda di Indonesia (Suara.com/Deny Yuliansari).

Suara.com - Honda, pada Kamis (11/2/2016), mengumumkan menarik kembali 367.014 unit mobilnya di Indonesia. Penarikan kembali atau recall ini dilakukan untuk memperbaiki masalah pada komponen airbag inflator yang bisa mengembang secara berlebih (over deployment).

PT.Honda Prospect Motor (HPM), agen pemegang merek mobil Honda di Tanah Air, mengatakan bahwa penggantian komponen airbag inflator itu akan mulai digelar pada 21 Maret 2016 dan dilakukan bertahap di seluru diler resmi Honda di Tanah Air.

HPM mengatakan bahwa perbaikan itu akan dilakukan secara gratis dan hanya memakan waktu selama satu hingga dua jam untuk setiap mobilnya.

"Diler resmi Honda juga akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik mobil yang teridentifikasi," tulis HPM dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta.

Untuk teknis pelaksanaan dan kelancaran proses perbaikan, Honda mengimbau konsumennya untuk datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk mendaftarkan kendaraannya atau menghubungi Honda Customer Care di toll free 0-800-11-22-789 dari hari Senin-Jumat, pukul 09.00 s/d 17.00 WIB.

"Kampanye ini merupakan bagian dari program global yang dijalankan oleh Honda Motor.Co.Ltd. untuk menjamin kualitas tertinggi untuk setiap produk Honda yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia," kata Tomoki Uchida, Presiden Direktur PT HPM.

Honda mengatakan bahwa cacat pada airbag inflator yang memicu penarikan kembali ini punya potensi untuk membahayakan pengemudi saat terjadi kecelakaan, karena airbag bisa mengembang secara berlebih akibat tekanan gas yang melampui standar.

Adapun mobil-mobil yang ditarik kembali itu terdiri dari beberapa model seperti Honda Accord, Civic, City, CR-V, Jazz, dan Stream.

HPM sendiri tak menjabarkan apakah telah ada kecelakaan dan korban cedera atau tewas akibat cacat pada salah satu fitur keselamatan mobil tersebut.

Honda sendiri sejak 2008 silam telah menarik sekitar 25 juta mobil di dunia akibat cacat pada airbag. Adapun airbag yang bermasalah adalah yang dipasok oleh Takata, produsen komponen otomotif asal Jepang.

Secara global sudah sekitar 50 juta unit mobil dari berbagai merek dan pabrikan yang ditarik di seluruh dunia karena menggunakan airbag Takata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia

Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 18:21 WIB

Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1

Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1

Otomotif | Selasa, 20 Januari 2026 | 18:57 WIB

Penjualan Mobil Honda Anjlok Paling Parah di April 2025, Sudah Kalah dari BYD

Penjualan Mobil Honda Anjlok Paling Parah di April 2025, Sudah Kalah dari BYD

Otomotif | Jum'at, 09 Mei 2025 | 23:13 WIB

Honda Dikabarkan Tutup Plant 1 Pabrik Karawang Imbas Tak Lagi Produksi CR-V di Indonesia

Honda Dikabarkan Tutup Plant 1 Pabrik Karawang Imbas Tak Lagi Produksi CR-V di Indonesia

Otomotif | Selasa, 06 Mei 2025 | 20:04 WIB

HPM Buka Suara soal Merger Honda dan Nissan di Jepang

HPM Buka Suara soal Merger Honda dan Nissan di Jepang

Otomotif | Jum'at, 27 Desember 2024 | 20:39 WIB

Honda Brio 2023 vs 2024: Apa yang Berubah dan Apa yang Tetap Sama?

Honda Brio 2023 vs 2024: Apa yang Berubah dan Apa yang Tetap Sama?

Otomotif | Kamis, 29 Agustus 2024 | 11:07 WIB

Honda Optimistis, Penjualan Mobil Indonesia di Mei Mulai Menyala

Honda Optimistis, Penjualan Mobil Indonesia di Mei Mulai Menyala

Otomotif | Kamis, 06 Juni 2024 | 20:53 WIB

Honda Tunjuk Pucuk Pimpinan Baru di Indonesia

Honda Tunjuk Pucuk Pimpinan Baru di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 13:30 WIB

Honda Ungkap 3 Alasan Konsumen Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik

Honda Ungkap 3 Alasan Konsumen Indonesia Masih Enggan Beli Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 22:31 WIB

Honda Nilai Mobil Hybrid Perlu Lebih Disosialisasikan di Indonesia

Honda Nilai Mobil Hybrid Perlu Lebih Disosialisasikan di Indonesia

Otomotif | Kamis, 29 Februari 2024 | 21:31 WIB

Terkini

KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja

KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja

News | Sabtu, 04 April 2026 | 21:35 WIB

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 21:17 WIB

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:57 WIB

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB