Kisah di Balik Sikap Demokrat: Dukung, Lalu Tolak Revisi UU KPK

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 11 Februari 2016 | 18:25 WIB
Kisah di Balik Sikap Demokrat: Dukung, Lalu Tolak Revisi UU KPK
Ruhut Sitompul [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat DPR Ruhut Sitompul menilai terlalu sensitif kalau saat ini merevisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Itu sebabnya, Fraksi Demokrat tidak mau terburu-buru mendukung revisi menjadi inisiatif DPR.

"Terlalu sensitif kalau sekarang bicara revisi UU KPK dan kami juga tidak mau terburu-buru yang mana hasilnya nanti tidak maksimal. Kalau revisi untuk memperkuat KPK kami dukung," ujar Ruhut di gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/2/2016).

Siang tadi, sikap Fraksi Demokrat berubah. Demokrat bersama Fraksi Gerindra meminta DPR menunda rapat paripurna untuk penetapan revisi UU KPK menjadi inisiatif DPR. Karena masih terjadi pergolakan, pimpinan dewan pun menunda rapat paripurna sampai Kamis pekan depan. 

Lalu Ruhut bercerita lebih jauh. Fraksinya telah mendapatkan instruksi dari Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono dalam rapat internal agar Demokrat memberi catatan kalau DPR tetap merevisi UU KPK. Rapat internal ketika itu diikuti oleh Sekretaris Fraksi Didik Mukrianto, Ruhut Sitompul, Khotibul Umam Wiranu, Benny K. Harman, I Putu Sudiartana, dan Erma Ranik.

"Tadi Pak Ibas (Edhie Baskoro) minta dari Komisi III dan baleg (Badan Legislasi) coba diberi pointers, kalau memang harus ada revisi. Coba bikin kajiannya. Tetapi sesuai dengan arahan ketua umum (Susilo Bambang Yudhoyono) kami tetap #saveKPK," katanya.

Dalam Rabu (10/2/2016) sore, dalam rapat harmonisasi Panitia Kerja Revisi UU KPK di Badan Legislasi, anggota Badan Legislasi Khatibul Umam Wiranu menyatakan setuju revisi dibawa ke rapat paripurna untuk ditetapkan menjadi inisiatif DPR. 

 Tetapi semalam, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan agar Fraksi Demokrat menolak revisi UU KPK.

"Pak Khotibul itu pendapat pribadi karena tidak ada tertulisnya. Sesuai arahan ketua fraksi, kami patuh ke DPP, arahan ketua umum itu yang kami lakukan. Kan saya ketua di baleg fraksi, selama ini kan dengar, kalau awal menolak dari dulu kan aku. Sorenya saya saya ada rapat dan Pak SBY bilang, mendukung pandangan saya mengenai revisi UU KPK," kata Ruhut.

Ruhut mengatakan KPK merupakan anak reformasi. KPK lahir tahun 2002. Itu sebabnya, jika DPR mau merevisi, harus mendengarkan aspirasi rakyat dulu.

"Kalau revisi kan sensitif, karena kami nggak bisa melawan kehendak rakyat. Rakyat tidak setuju (revisi). SOPNya saja kita perbaiki, kalau revisi harus melibatkan rakyat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerakan Minta Jokowi Tak Biarkan DPR Revisi UU KPK Menguat

Gerakan Minta Jokowi Tak Biarkan DPR Revisi UU KPK Menguat

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 17:52 WIB

Ide Dewan Pengawas, Natalia: Cari Pimpinan KPK Saja Setengah Mati

Ide Dewan Pengawas, Natalia: Cari Pimpinan KPK Saja Setengah Mati

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 16:38 WIB

Jokowi Tegaskan Revisi UU KPK Harus Menguatkan, Bukan Sebaliknya

Jokowi Tegaskan Revisi UU KPK Harus Menguatkan, Bukan Sebaliknya

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 16:13 WIB

Gerindra Senang, Demokrat Ikut Tolak Revisi UU KPK

Gerindra Senang, Demokrat Ikut Tolak Revisi UU KPK

News | Kamis, 11 Februari 2016 | 16:03 WIB

Terkini

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:10 WIB

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:02 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

×