Tokoh Kalijodo: Duluan Mana, Lahan Hijau Atau Hunian?

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 15 Februari 2016 | 15:08 WIB
Tokoh Kalijodo: Duluan Mana, Lahan Hijau Atau Hunian?
Warga Kalijodo diterima oleh komisioner Komnas HAM, Hafid Abbas, dan didampingi dua orang staf. [suara.com/Erick Tanjung].

Suara.com - Tokoh masyarakat Kalijodo Abdul Aziz alias Daeng Aziz menolak rencana pembongkaran Kalijodo yang terletak di perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat. 

"Jangan sampai Kalijodo dianggap ilegal, tanahnya atau secara legitimasi personnya. Status tanah saya memiliki bukti ditandatangani oleh lurah," ujar Aziz di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2016).

Saah satu alasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menertibkan Kalijodo ialah untuk mengembalikan fungsi lahan seperti semula yaitu ruang terbuka hijau. 

Aziz menegaskan selama ini dia taat membayar pajak. Aziz pun menunjukkan bukti-bukti pembayaran pajak dan surat pernyataan kepemilikan bangunan rumah dia tas tanah negara.

"Saya bayar pajak satu objek lebih Rp16 juta setahun. Suratnya ada berbentuk apa yang saya bawa, saya tadi ke Komnas HAM, (dan sekarang) wakil rakyat, saya jelaskan secara tuntas benar agar tak ada tumpang tindih (kawasan) itu ilegal," kata Aziz.

Ketika ditanya apakah kawasan yang telah ditempatinya sejak tahun 1996-an ini termasuk ruang terbuka hijau, Aziz menanyakan balik.

"Untuk dibuat jalur hijau kapan? Mana lebih duluan, hunian atau jalur hijau duluan, mereka kurang paham, ini perlu dikaji ulang, di sana kurang lebih 70 tahun masyarakat telah tinggal," kata Aziz.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan pemerintah akan mengembalikan fungsi lahan kawasan Kalijodo yang terletak di perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara menjadi daerah terbuka hijau. Sekarang, kawasan tersebut sebagian dipakai untuk kegiatan prostitusi.

Kepada penghuni yang memiliki KTP Jakarta nanti setelah pembongkaran akan diberi bantuan pelatihan usaha dan rumah susun sewa sederhana. Sementara mereka yang tidak punya KTP Jakarta akan dipulang kan ke kampung halaman masing-masing dengan bantuan pemerintah.

Nama Kalijodo kembali jadi perbincangan usai kasus empat orang meninggal di Jalan Daan Mogot, kilometer 15, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (8/2/2016) dini hari, setelah ditabrak mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan Riki Agung Prasetio (24). Belakangan, Riki ketahuan baru pulang dari kafe dan karaoke di Kalijodo.

Kalijodo merupakan tempat prostitusi legendaris, usianya lebih dari setengah abad. Organisasi masyarakat yang selama ini gembar-gembor menutup tempat prostitusi di Jakarta pun tak berani mengganggu kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daeng Azis Datang ke DPRD DKI, Sempat Telepon dan Cari Lulung

Daeng Azis Datang ke DPRD DKI, Sempat Telepon dan Cari Lulung

News | Senin, 15 Februari 2016 | 14:29 WIB

Desember 2016, Ahok Ingin Masalah Kalijodo Beres

Desember 2016, Ahok Ingin Masalah Kalijodo Beres

News | Senin, 15 Februari 2016 | 14:27 WIB

Warga Kalijodo Bertanya-tanya, Kenapa Ahmad Dhani Mendadak Datang

Warga Kalijodo Bertanya-tanya, Kenapa Ahmad Dhani Mendadak Datang

News | Senin, 15 Februari 2016 | 13:48 WIB

Ahok Nilai Tokoh Kalijodo Ini Seharusnya Masuk Penjara

Ahok Nilai Tokoh Kalijodo Ini Seharusnya Masuk Penjara

News | Senin, 15 Februari 2016 | 13:35 WIB

Terkini

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban

Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 14:52 WIB

Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten

Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:52 WIB

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Dari Pace ke Recovery, Garmin Ubah Cara Smartwatch Membaca Kondisi Tubuh

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Harga Helm INK Mulai Berapa? Ini 6 Rekomendasi dari Tipe Half Face hingga Full Face Lengkap

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:49 WIB

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 14:43 WIB

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:42 WIB

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

×