Beri Keterangan Palsu, Sopir Metro Mini 640 Jadi Tersangka

Senin, 15 Februari 2016 | 19:56 WIB
Beri Keterangan Palsu, Sopir Metro Mini 640 Jadi Tersangka
Bus Metromini di Terminal Blok M, Jakarta Selatan [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Polisi resmi menetapkan M Sasih (33), sopir Metro Mini 640 jurusan Pasar Minggu - Tanah Abang terkait insiden tewasnya seorang karyawan PT Telkom,  Bagus Budi Wibowo. Sasih mengarang cerita korban meninggal setelah didorong pelaku perampokan di Metro Mini hingga terpental keluar dan akhirnya tewas terbentur aspal.

"Pengemudi sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dia memberikan keterangan atau alibi palsu tentang kronologi tewasnya korban," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Pusat AKP Bremen Enrico saat dihubungi, Senin (15/2/2016).

Menurutnya, penetapan tersangka sudah berdasarkan dua alat bukti yang diperoleh polisi diantaranya adalah keterangan kematian korban dari tim dokter rumah sakit.

"Dan pengakuan tersangka yang mengaku dia berbohong," katanya.

Dia mengatakan korban terjatuh saat Metro Mini masih berkecepatan 10-20 kilometer perjam.

"Saat itu Metro Mini kecepatannya 10-20 KM perjam," katanya.

Sementara itu, Bremen mengatakan  Muhamad Endang (35), yang merupakan kernet Metro Mini masih berstatus sebagai saksi.

Terkait insiden tersebut, Sasih dikenakan Pasal 310 (2) Jo Pasal 124 (1) huruf e UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

BACA JUGA: 

Dhani Buat Lucu-lucuan, Iwan Fals Bagus, Tapi Bukan Lawan Ahok

Sebelumnya diberitakan, seorang karyawan PT Telkom bernama Bagus Budi Wibowo menjadi korban perampokan oleh sekelompok orang tidak dikenal saat menaiki Metro Mini 640 jurusan Pasar Minggu-Tanah Abang, Kamis (11/2/2016) lalu.

Saat itu, kondisi di dalam Metro Mini hanya berjumlah tujuh orang yakni satu sopir, satu kernet dan Bagus. Empat orang tersebut diduga pelaku perampokan.

Saat terjadi perampokan diduga Bagus didorong salah satu pelaku hingga keluar metro mini. Ketika itu metro mini sedang dalam kondisi berjalan. Sopir dan kernet diduga baru sadar ketika Budi terhempas ke aspal. Kemudian, sopir dan kernet metro mini tersebut membawa Budi ke rumah sakit. Bagus meninggal usai menjalani perawatan selama dua hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. 

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Terbakar Cemburu, Norman Kamaru Pukul Wajah Istri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI