Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
Swadaya Warga Matraman Merawat Kawasan Tanpa Rokok. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Warga RW 06 Kayu Manis, Matraman, menginisiasi kawasan tanpa rokok sejak tahun 2020 guna melindungi kesehatan ibu serta anak.
  • Kebijakan ini mewajibkan warga dan tamu mematikan rokok sebelum memasuki area pemukiman yang ditetapkan sebagai zona bebas asap.
  • Keberhasilan program tersebut menjadi percontohan nasional, namun terkendala minimnya dukungan perawatan berkelanjutan dari pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Suara.com - Di tengah padatnya permukiman Jakarta yang identik dengan gang sempit dan sirkulasi udara terbatas, satu kawasan di Matraman justru berani mengambil langkah berbeda. Bukan sekadar imbauan, warga di RW 06 Kayu Manis memilih membuat batas tegas: rokok tidak boleh menyala saat memasuki wilayah mereka. Dari keresahan soal ibu hamil dan anak-anak yang terus terpapar asap, lahirlah gerakan swadaya yang perlahan menjelma jadi contoh nyata bagaimana komunitas bisa melindungi ruang hidupnya sendiri.

Kawasan RW 06 Kayu Manis di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur ini berupaya menjaga komitmen sebagai wilayah perintis Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tengah keterbatasan sarana pendukung.

Program yang diinisiasi sejak tahun 2020 ini mulanya lahir dari koordinasi antara pihak kelurahan, Puskesmas, dan para pengurus wilayah setempat.

Ence Santoso, Ketua RW 06 Kayu Manis, menjelaskan bahwa pembentukan kawasan ini tetap merujuk pada Perda DKI Jakarta yang kemudian disosialisasikan kepada
warga.

“Ya tetap karena ada Perda ya, terus turunlah ke kelurahan, kelurahan koordinasi dengan kesehatan, Puskesmas. Sosialisasilah orang-orang Puskesmas ini ke pengurus. Kira-kira bisa nggak gitu melaksanakan program ini,” ungkap Ence kala Suara.com berkunjung ke lokasi, Sabtu (25/4/2026).

Swadaya Warga Matraman Merawat Kawasan Tanpa Rokok. (Suara.com/Adiyoga)
Swadaya Warga Matraman Merawat Kawasan Tanpa Rokok. (Suara.com/Adiyoga)

Sosialisasi dari instansi terkait berbanding lurus dengan keluhan warga tentang banyaknya ibu hamil dan anak-anak di lingkungan yang terus-terusan terpapar asap rokok di gang sempit.

“Terus juga ada program, barang siapa warga ada yang ingin menghilangkan kebiasaan merokok, diadakan terapi di Puskesmas. Akhirnya, ya sudah,” papar Ence.

Pengurus wilayah pun menerapkan aturan unik, dengan mewajibkan warga maupun tamu yang berkunjung untuk mematikan rokoknya sebelum memasuki kawasan pemukiman di wilayah RT 03 hingga RT 06.

Mural-mural dan spanduk imbauan juga terpanjang di setiap gang, untuk menegaskan status wilayah sebagai pendukung kebijakan KTR.

baca juga

“Jadi kami tidak melarang warga untuk merokok. Kalau di luar kawasan kami, silakan,” kata Ence.

Salah satu kearifan lokal yang pernah diterapkan untuk menegakkan aturan adalah sanksi berupa pemberian pot bunga bagi warga yang melanggar aturan merokok.

Sebelumnya, warga juga sempat disanksi denda Rp50 ribu setelah mendapat tiga kali peringatan karena kedapatan merokok, namun tidak berlanjut.

“Kurang efektif, terus mulai banyak omongan. Namanya menyangkut urusan uang kan. Akhirnya, tidak kami kenakan sanksi denda, tapi sanksi penghijauan,” kisah Ence.

Swadaya Warga Matraman Merawat Kawasan Tanpa Rokok. (Suara.com/Adiyoga)
Swadaya Warga Matraman Merawat Kawasan Tanpa Rokok. (Suara.com/Adiyoga)

Keberhasilan program ini sempat menarik atensi nasional, hingga membuat wilayah mereka dikunjungi berbagai instansi hingga delegasi dari daerah lain untuk keperluan studi banding. “Buat percontohan,” lanjut Ence.

Sayang, dukungan nyata berupa bantuan perawatan dari pemerintah masih minim dirasakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:20 WIB

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

Tampang Frendry Dona, Bos Lab Vape Narkoba Buron yang Manfaatkan Celah Sistem Ojol!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:48 WIB

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

Warteg hingga Toko Listrik di Pulogebang Dilalap Api, 13 Unit Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran!

News | Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB

Terkini

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:56 WIB

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Lampung | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×