Ayah Cabuli Anak Tiri Setelah Pulang Mengaji

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2016 | 11:01 WIB
Ayah Cabuli Anak Tiri Setelah Pulang Mengaji
Ilustrasi kekerasan seksual (Shutterstock).

Suara.com - Kepolisian Sektor Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan menangkap Aris (40) warga desa Danau Masura. Aris mencabuli anak tirinya yang berusia 9 tahun.

Aris mengaku mencabuli anak tirinya sebanyak 4 kali sejak akhir Januari 2016. Saat ini kasus itu ditangani Polsek Dusun Selatan.

"Korban mengaku telah dicabuli oleh ayah tirinya sebanyak empat kali," kata Kapolsek Dusun Selatan, AKP Tri Prasetyo, di Buntok, Selasa (16/2/2017).

Penangkapan Aris berawal dari laporan ibu korban yang merasa keberatan dengan kelakuan Aris. Aris memukul anaknya di bagian kepala hingga mengalami luka.

"Berdasarkan pengakuan korban pada saat pemeriksaan, selain dipukul, ayah tirinya juga pernah melakukan pencabulan terhadap korban yang masih berusia 9 tahun itu," ucapnya.

Pengakuan anaknya juga dibenarkan oleh ibu korban. Karena ibunya pernah memergoki perbuatan pelaku pada saat melakukan pencabulan tersebut.

Usai mendapatkan laporan kata dia, pihaknya segera melakukan penjemputan terhadap pelaku ke Desa Danau Masura, namun tidak berhasil lantaran pelaku tidak berada di rumah.

"Kemudian kita melakukan pencarian dan pelaku berhasil ditangkap ditengah sungai Barito pada saat menggunakan kelotok (Perahu Bermesin) ingin menyeberang," ujar Tri Prasetyo.

Setelah ditangkap lanjut dia, pelaku mengakui pernah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya itu tanggal 29 Januari 2016 sekitar pukul 16.00 WIB pada saat korban pulang mengaji.

"Pelaku saat itu menyuruh korban menjaga ayunan adiknya didalam kamar serta memaksa korban melepas celana dan berbaring dilantai untuk berhubungan intim," ucapnya.

Lantaran alat vitalnya terlalu besar, pelaku membuka kemaluan anak tirinya menggunakan tangan dan mengoles oleskan alat kelaminnya hingga ejakulasi. Kemudian pelaku mengancam korban agar tidak memberitahukan hal itu kepada siapapun.

"Kita masih menunggu hasil visum terhadap korban dan saat ini pelaku dijerat dengan pasal 82 Undang-Undang perlindungan anak," tambah dia.

Menurut dia, apabila hasil visum nantinya ada luka pada alat kelamin korban, maka pelaku akan dijerat dengan pasal 81 Undang - Undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Anti Imigran di Jerman Dibubarkan Paksa Oleh Polisi

Aksi Anti Imigran di Jerman Dibubarkan Paksa Oleh Polisi

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 15:29 WIB

Pemerintah Jerman Marah Atas Kekerasan Seksual Masif di Koln

Pemerintah Jerman Marah Atas Kekerasan Seksual Masif di Koln

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 04:55 WIB

Jerman Bereaksi Keras Atas Kekerasan Seksual Massal di Koln

Jerman Bereaksi Keras Atas Kekerasan Seksual Massal di Koln

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 06:03 WIB

KPAI: Jumlah Anak sebagai Pelaku Bullying Meningkat

KPAI: Jumlah Anak sebagai Pelaku Bullying Meningkat

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 21:01 WIB

KPAI Klaim Tren Anak Sebagai Korban Kekerasan Seksual Menurun

KPAI Klaim Tren Anak Sebagai Korban Kekerasan Seksual Menurun

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 18:53 WIB

Setiap 2 Jam, 3 Perempuan Indonesia Alami Kekerasan Seksual

Setiap 2 Jam, 3 Perempuan Indonesia Alami Kekerasan Seksual

Press Release | Senin, 14 Desember 2015 | 16:59 WIB

LPSK Berikan Perlindungan Bagi Gadis Bawah Umur Korban Perkosaan

LPSK Berikan Perlindungan Bagi Gadis Bawah Umur Korban Perkosaan

News | Senin, 14 Desember 2015 | 13:34 WIB

Angka Kekerasan Seksual Anak di Tanah Air Sangat Tinggi

Angka Kekerasan Seksual Anak di Tanah Air Sangat Tinggi

News | Senin, 14 Desember 2015 | 12:31 WIB

Mensos: Praktik Nikah Siri Rentan Tindak Kekerasan

Mensos: Praktik Nikah Siri Rentan Tindak Kekerasan

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 06:47 WIB

Ayah Bejat yang Hamili Anak Kandungnya Sudah Diamankan Polisi

Ayah Bejat yang Hamili Anak Kandungnya Sudah Diamankan Polisi

News | Sabtu, 05 Desember 2015 | 03:44 WIB

Terkini

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:45 WIB

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:43 WIB

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:33 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB