Jerman Bereaksi Keras Atas Kekerasan Seksual Massal di Koln

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 06 Januari 2016 | 06:03 WIB
Jerman Bereaksi Keras Atas Kekerasan Seksual Massal di Koln
Ilustrasi perkosaan. [Shutterstock]

Suara.com - Aparat hukum dan Pemerintah Jerman kini berupaya melakukan segalanya untuk mencegah terulangnya kekerasan seksual massal yang terjadi di Koln pada malam tahun baru.

Menteri Kehakiman Jerman, Heiko Maas, menjanjikan hukuman yang keras terhadap para pelaku.

"Apa yang terjadi di stasiun kereta api utama Koln dan lokasi lainnya di Jerman tidak dapat diterima. Peristiwa ini tidak boleh terulang dan pelaku harus dihukum," kata Maas selama press-conference di Berlin, Selasa (5/1/2016).

Polisi Koln menerima setidaknya 60 pengaduan dari berbagai kekerasan seksual. Termasuk salah satu tuduhan pemerkosaan, setelah perayaan Tahun Baru di kota.

Para wanita diserang oleh sekelompok sekitar 1.000 orang muda, yang dilihat oleh para saksi sebagai dari "Arab atau Afrika Utara" yang sedang mabuk, di alun-alun dekat Central Station Koln.

Salah satu korban dari serangan itu mengatakan bahwa bagian bawah payudaranya dilecehkan oleh massa. Ia mengaku telah digerayangi sekitar 100 kali oleh massa.

"Kita perlu untuk mengklarifikasi apakah ini bentuk baru dari kejahatan terorganisir, yang lembaga negara harus mengambil tindakan terhadap," kata Menteri Kehakiman.

"Kami fokus pada penentuan penyerang dan untuk memperkenalkan mereka hukuman mereka," ujar Maas menambahkan. Ia juga menekankan bahwa "semua orang sama di hadapan hukum."

Menurut Menteri, tidak hanya pelaku, tetapi juga "orang-orang yang ada di sana, yang telah merekayasa kondisi sehingga para perempuan tidak bisa melarikan diri akan juga menghadapi keadilan karena dianggap menjadi "kaki tangan" untuk kejahatan.

Walikota Koln, Henriette Reker, mengadakan pertemuan krisis pada Selasa (5/1/2016) atas serangan seksual massa, mengatakan kemudian bahwa ia mengharapkan "penuntutan ketat" untuk penyerang.

Walikota juga mendesak tindakan yang lebih pencegahan yang akan dilaksanakan di kota untuk menghindari insiden serupa di masa depan.

"Bagi saya pencegahan berarti, tentu saja, untuk berpikir tentang fakta bahwa, khususnya, perempuan muda dan gadis-gadis yang terlibat di sana dan wanita-wanita muda dan gadis-gadis harus lebih terlindungi. Ini berarti bahwa mereka harus pesta, pesta Karnaval [diselenggarakan oleh Koln pada bulan Februari], tapi kali ini mereka harus lebih siap daripada mereka sampai sekarang, "katanya.

Selama kampanye pemilu musim gugur lalu, Reker pernah mengalami luka tusukan pisau dari seorang pria marah dengan masuknya pengungsi ke Jerman dan sikap pro-migran walikota.

Polisi kota, Wolfgang Albers, mengatakan bahwa kehadiran polisi di Cologne akan diperkuat setelah peristiwa.

"Ini akan terjadi dengan kehadiran terbuka dan kehadiran tersembunyi. Kami juga akan mengatur tempat masalah, terutama untuk Karnaval. Dan juga akan ada video surveillance sementara, "kata Albers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan

Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:16 WIB

Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan

Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:27 WIB

Bunda Corla Kini Jadi Penjaga Warnet di Jerman, Berapa Gajinya?

Bunda Corla Kini Jadi Penjaga Warnet di Jerman, Berapa Gajinya?

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:37 WIB

Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis

Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026

Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

7 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Aman, Orangtua Perlu Perhatikan Hal Ini Demi Keamanan Anak

7 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Aman, Orangtua Perlu Perhatikan Hal Ini Demi Keamanan Anak

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:35 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB