Kesaksian Mengerikan Mantan Anak Buah Penguasa Kalijodo

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 02 Maret 2016 | 17:06 WIB
Kesaksian Mengerikan Mantan Anak Buah Penguasa Kalijodo
Daerah Kalijodo [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Ada cerita menarik dari seorang mantan orang kepercayaan penguasa Kalijodo, Abdul Aziz alias Daeng Aziz. Namanya Primus Sitompul (45).

"Saya ikut Daeng hampir lima tahun bang," kata Primus saat ditemui di Jalan Kepanduan I, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (2/3/2016).

Primus keluar dari kelompok bukan karena Kalijodo ditutup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jauh sebelum itu, dia sudah tak lagi bekerja untuk Daeng Aziz.

"Saya berhenti karena pernah membela teman, saya nggak tahu karena dia salah saat itu," kata Primus yang sekarang menjadi pemulung barang bekas.

Di mata Primus, Daeng Aziz memiliki pembawaan tenang dan tidak arogan. Dia punya banyak tangan kanan di wilayah Kalijodo.

Tangan kanan itu yang biasanya galak. Kalau ada anak buah yang berbuat kesalahan, mereka tak segan-segan memberikan hukuman keras.

"Saya bersyukur mas, saya nggak diapa-apain, teman saya habis, kepalanya dipecahin pakai botol bir sama tangan kanannya Daeng," kata Primus.

Ketika itu, Primus tidak mengetahui apa yang sebenarnya diperbuat oleh teman yang dibelanya.

"Saya waktu itu cuma melerai, kepalanya sudah banyak darah, saya nggak tahu lagi. Diapain lagi itu dia, dibawa ke dalam kafe, tiga orang bawa dia," kata Primus.

Gara-gara mencoba menolong teman, ketika itu Primus langsung dikeluarkan dari kelompok. Primus sebenarnya sempat merasa takut akan "disikat" juga, tapi untung nasibnya masih baik.

"Langsung dipecat saya. Nggak boleh jaga lagi di kawasan Kalijodo, terpaksalah mas jadi pemulung," ujar Primus yang tangannya penuh tato.

Primus mengaku tak tahu lagi nasib temannya yang dihajar tangan kanan Daeng Aziz.

Menjadi anak buah Daeng Aziz, katanya, syaratnya memang harus taat.

"Lewat orang kepercayaannya bang, dilihat Pak Daeng ramah saja, sebenarnya dia memang kejam sekali," ujar Primus.

Daeng Aziz kini mendekam di tahanan Polres Jakarta Utara. Dia jadi tersangka kasus pencurian listrik. Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga menjadikannya tersangka kasus bisnis prostitusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sebut Pekerja Seks Kalijodo Malu Dibina

Ahok Sebut Pekerja Seks Kalijodo Malu Dibina

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 15:54 WIB

Nasib Pengusaha Furnitur Kalijodo Benar-benar Menyedihkan

Nasib Pengusaha Furnitur Kalijodo Benar-benar Menyedihkan

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 15:51 WIB

Ahok Digosipkan Balas Jasa Kalijodo ke Polda

Ahok Digosipkan Balas Jasa Kalijodo ke Polda

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 15:04 WIB

Pemulung Ungkap Kejamnya Anak Buah Penguasa Kalijodo

Pemulung Ungkap Kejamnya Anak Buah Penguasa Kalijodo

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 13:28 WIB

Biar Pengamat Tak Cerewet, Ahok Tak Mau Bocorkan Informasi Lagi

Biar Pengamat Tak Cerewet, Ahok Tak Mau Bocorkan Informasi Lagi

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 11:02 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB