Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah yang digagas, antara lain oleh Rizieq Shihab, telah mengantongi empat bakal calon gubernur Jakarta.
"Sudah ada empat kandidat bakal calon gubernur DKI Jakarta yang sudah lolos administrasi dan persyaratan," ujar Sekretaris Badan Pekerja Harian Forum Umat Islam Syafiq Alaidrus kepada Suara.com di kantor Sekretariat Forum Umat Islam, Kalibata Tengah, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/2016).
Empat nama tokoh tersebut, katanya, memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah.
Syafiq belum mau menyebutkan nama keempat kandidat. Yang jelas, kata dia, latar belakang mereka beragam.
"Background mereka berbeda-beda, ada yang orang biasa dan juga ada pengusaha," katanya.
Tokoh yang terpilih menjadi bakal calon gubernur nanti, katanya, akan diumumkan setelah penutupan program pada 10 Maret 2016.
"Rencananya 10 Maret, tapi tergantung Majelis Tinggi. Nantinya para kandidat bakal calon gubernur muslim untuk DKI Jakarta masih akan diuji kelayakannya. Semua keputusannya ada di majelis tinggi," kata Syafiq.
Syafiq menambahkan pendaftaran bakal calon sekarang ini masih dibuka. Pendaftaran dibuka sejak tanggal 26 Februari hingga 10 Maret 2016.
Kandidat yang terpilih akan disosialisasikan ke masyarakat melalui posko rakyat dan dilakukan survei untuk melihat siapa yang pantas dan elektabilitas tinggi.
"Para kandidat calon gubernur DKI Jakarta masih akan disurvei dan dilihat popularitasnya masing-masing," katanya.
Ketua Majelis Tinggi Muzakarah Ulama dan Tokoh Rizieq Shihab sebelumnya meminta warga Jakarta jangan kandidat non Islam.
Suara.com - "Untuk itu, Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah menyerukan agar jangan memberikan fotokopi KTP dukungan kepada calon non muslim," kata Rizieq di tengah para tokoh agama Islam yang tergabung dalam Majelis Tinggi Muzakarah Ulama dan Tokoh dalam peluncuran Konvensi Calon Gubernur Muslim DKI Jakarta di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2016) siang.