Tiga Tokoh Indonesia Raih Penghargaan Lulusan Terbaik Inggris

Ardi Mandiri

Jum'at, 04 Maret 2016 | 07:03 WIB
Tiga Tokoh Indonesia Raih Penghargaan Lulusan Terbaik Inggris
Ilustrasi ijazah universitas. (Shutterstock)

Suara.com - Tiga tokoh Indonesia lulusan universitas di Inggris mendapatkan penghargaan sebagai lulusan Inggris terbaik dari pemerintah Inggris melalui British Council dalam Education UK Alumni Award 2016, Kamis malam.

Mereka adalah Betty Purwandari, Direktur Teknologi Informasi Universitas Indonesia, Theresia Alit Widyasari, wirausahawati muda pendiri tiga merek usaha "clothing", dan Ahmad Fuadi, penulis novel Negeri 5 Menara.

Ketiganya mewakili pencapaian terbaik yang terbagi dalam tiga kategori yaitu pencapaian profesional, kewirausahaan dan dampak sosial dengan mengalahkan lima finalis lainnya.

Betty Purwandari menjadi alumni terbaik di kategori pencapaian profesional.

Setelah menyelesaikan program doktoralnya di bidang Ilmu Komputer di Universitas Southampton, Betty pulang ke Tanah Air untuk kembali bekerja di Universitas Indonesia.

Betty dipandang sebagai alumni terbaik setelah membantu merombak dan memajukan layanan teknologi informasi di UI yang kemudian berdampak besar terhadap cara kerja universitas untuk memberikan layanan akademis, riset, dan hubunga masyarakat di skala nasional.

"Saya banyak belajar dari segi riset bagaimana meneliti 'world wide web' dan bagaimana web itu bisa memberi dampak baik bagi kemanusiaan," kata Betty.

Betty juga ingin memberi inspirasi bahwa berkarier di bidang teknologi informasi itu bukan hal yang tidak mungkin bagi para perempuan muda Indonesia.

Sementara itu, Theresia Alit Widyasari menjadi alumni terbaik di kategori kewirausahaan karena dia berhasil menciptakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda dengan mendesain, memproduksi, dan memasarkan produk busana lewat tiga merek baju yang dia ciptakan.

Lulusan Universitas Westminster jurusan managemen bisnis fashion itu mengaku hidup dan belajar di luar negeri telah membantu memperluas wawasan dan mempertajam keahlian berwirausahanya.

Walaupun banyak yang meragukan masa depan bisnis di bidang yang dia geluti, namun Theresia tetap yakin dan terbukti tiga merek yakni Bloop, Endorse dan Urbie eksis hingga sekarang.

"Saya belajar di dunia sekarang ini menjadi bagus saja tidak cukup. Kamu harus menjadi yang luar biasa, harus kreatif," kata Theresia dalam pidato yang dibacakan rekannya karena berhalangan tidur.

Lain halnya dengan Ahmad Fuadi yang mengejar impiannya untuk bisa belajar di Inggris.

Ahmad dipandang mempunyai dampak sosial yang besar lewat novel yang dia tulis yaitu Negeri 5 Menara, yang juga sudah dibuat filmnya.

Ahmad yakin jika buku adalah suatu alat yang bisa digunakan untuk membuat perubahan sosial.

Bersama dengan para pembaca novelnya, dia mendirikan Komunitas Menara, suatu komunitas nirlaba yang memberikan akses pendidikan dan buku-buku kepada masyarakat kurang mampu.

Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kekuatan guru memotivasi murid, kata Ahmad yang teringat akan masa kecilnya di pesantren.

"Guru saya bilang, kalian belajarlah ke mana saja, pergi lah ke mana saja, jangan batasi diri kita. Motivasi guru itu luar biasa bagi kita," kata lulusan Royal Halloway, Universitas London itu.

Di Inggris, dia belajar tentang film dokumenter yang banyak memberikan ilmu dalam bertutur cerita lewat berbagai media yang berdampak terhadap kesuksesannya dengan novelnya yang sudah dicetak lebih dari 400.000 kopi itu.

Education UK Alumni Award 2016 adalah salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka Bulan Pendidikan Inggris sebagai salah satu upaya mempererat kemitraan Indonesia dan Inggris dalam sektor pendidikan tinggi.

Ajang penghargaan tersebut juga diadakan di sembilan negara lain seperti Brazil, Tiongkok, Hong Kong, India, Nigeria, Pakistan, Arab Saudi, Turki dan Amerika Serikat dengan menyeleksi lebih dari 800 alumni yang menjadi nominasi.

"Malam ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami untuk dapat merayakan kesuksesan mereka yang telah menempuh studi di Inggris dan kembali ke Indonesia untuk melanjutkan karirnya serta berkontribusi positif bagi profesi dan negaranya," kata Direktur British Council Indonesia Sally Goggin.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan pentingnya membuka akses pendidikan tinggi dari luar negeri untuk para siswa Indonesia.

"Kami siap mendukung teman-teman dari Indonesia supaya mereka bisa menikmati kesempatan untuk belajar di Inggris," kata Dubes Moazzam Malik dalam Bahasa Indonesia yang fasih. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Walikota Bekasi Diadukan Punya Ijazah Palsu ke Bareskrim

Walikota Bekasi Diadukan Punya Ijazah Palsu ke Bareskrim

News | Jum'at, 04 Desember 2015 | 12:55 WIB

Kampus Dinonaktifkan, Yusril Minta Kemenristek Dikti Klarifikasi

Kampus Dinonaktifkan, Yusril Minta Kemenristek Dikti Klarifikasi

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 16:53 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×