Pengamat Ini Anggap "Ribut-ribut Blok Masela" Tergolong Bermutu

Arsito Hidayatullah, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 05 Maret 2016 | 12:51 WIB
Pengamat Ini Anggap "Ribut-ribut Blok Masela" Tergolong Bermutu
Diskusi publik bertajuk 'Menteri Ribut Bikin Ribet' di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (5/3/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan, ada dua kategori terkait perdebatan atau kegaduhan politik yang terjadi di pemerintahan Indonesia, yakni perdebatan yang bermutu dan perdebatan tidak bermutu. Hal ini disampaikannya terkait perseteruan dua pembantu Presiden yakni Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri ESDM Sudirman Said, soal Blok Masela.

Adapun perdebatan yang bermutu, menurut Qodari, contohnya adalah perdebatan mengenai pembangunan gas alam cair abadi di Blok Masela dengan menggunakan skema kilang di darat (onshore) atau di laut (offshore). Demikian juga perdebatan soal perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Menurut Qodari, perdebatan kedua pembantu Presiden terkait hal itu dalam hal ini bertujuan untuk pembangunan Indonesia.

"Kalau ribut soal Blok Masela dan juga Freeport, ini perlu, karena kaitannya (dengan) biaya operasional yang di dalamnya ada uang negara," ujar Qodari, dalam diskusi bertema "Menteri Ribut Bikin Ribet", di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (5/3/2016).

 
Qodari menambahkan bahwa perdebatan tersebut bisa dikatakan memiliki unsur yang memiliki manfaat. "Perdebatan tersebut memiliki unsur kemanfaatan. Saya pikir ini perlu sekali. Ini 'gaduh' yang positif, agar media dan publik paham titik mana yang penting," tuturnya.

Sedangkan untuk perdebatan atau kegaduhan yang tidak bermutu, Qodari mencontohkan soal Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung yang menyindir Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PPDT) yang menyatakan kekesalannya terhadap Garuda karena ketinggalan pesawat dan terjebak delay.

"Kalau ribut yang (soal) menteri ketinggalan pesawat, maka menteri yang lain jangan ikut marah-marah. Nggak perlu ikut nyindir-nyindir. Itu perdebatan yang enggak mutu," ungkapnya.

Dalam diskusi ini, turut hadir antara lain Wakil Ketua DPR, Fadli Zon; anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Dwi Ria Latifa; Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi; serta Adhie M Masardi selaku Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Diminta Segera Selesaikan Kegaduhan Rizal-Sudirman

Jokowi Diminta Segera Selesaikan Kegaduhan Rizal-Sudirman

News | Sabtu, 05 Maret 2016 | 11:27 WIB

Jokowi Diminta Segera Selesaikan Kegaduhan Rizal-Sudirman

Jokowi Diminta Segera Selesaikan Kegaduhan Rizal-Sudirman

News | Sabtu, 05 Maret 2016 | 11:27 WIB

Menteri Berseteru, Jokowi: Jangan Ributkan yang Belum Putus

Menteri Berseteru, Jokowi: Jangan Ributkan yang Belum Putus

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:29 WIB

Menteri Berseteru, Jokowi: Jangan Ributkan yang Belum Putus

Menteri Berseteru, Jokowi: Jangan Ributkan yang Belum Putus

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:29 WIB

Hanura Pro Menteri Rizal Ramli Soal Blok Masela

Hanura Pro Menteri Rizal Ramli Soal Blok Masela

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:19 WIB

Hanura Pro Menteri Rizal Ramli Soal Blok Masela

Hanura Pro Menteri Rizal Ramli Soal Blok Masela

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:19 WIB

Terkini

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×