Mbah Rono: Tidak Semua Gunung Api Bahaya

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 08 Maret 2016 | 00:02 WIB
Mbah Rono: Tidak Semua Gunung Api Bahaya
Gunung Bromo menyemburkan material vulkanis terlihat dari Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (18/12). (Antara)

Suara.com - Kepala Badan Geologi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan tidak semua gunung api aktif berbahaya. Kata lelaki yang biasa disapa Mbah Rono itu, warga di kaki gunung dapat hidup berdampingan dengan alam.

"Ada 127 gunung api aktif di Indonesia, yang terbanyak di Pulau Jawa, namun tidak semua gunung api berbahaya karena warga di kaki gunung dapat hidup berdampingan dengan gunung api," kata ahli kegunungapian ini dalam diskusi Budaya Hidup Harmonis Bersama Gunung Api di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Senin (7/3/2016).

Menurutnya, hidup harmoni dengan alam merupakan jalan untuk menjembatani kejujuran gunung api dan kemauan manusia hidup di sekitar gunung api. Namun hingga kini masyarakat masih memendam ketakutan terhadap gunung api.

"Ketika mendengar kenaikan status sebuah gunung maka paradigma masyarakat luas selalu berpikir akan ada potensi bahayanya, sehingga cenderung cemas. Padahal justru warga pada radius terdekat kaki gunung api menilai hal tersebut menjadi biasa karena sudah hidup berdampingan dengan alam," kata dia.

Surono menyebutkan, tidak hanya bencana erupsi, Indonesia juga dihadapkan pada risiko bencana gempa bumi. Bahkan terhitung sejak tahun 2000, ada 12 kali kejadian bencana gempa bumi terbesar di seluruh dunia yang sudah menelan korban lebih dari 1.000 jiwa.

Ia mencontohkan, sektor pariwisata Indonesia selalu merasa dirugikan dengan kenaikan status sebuah gunung, padahal banyak negara di dunia justru memanfaatkan aktivitas gunung api sebagai objek wisata unggulan.

"Saat ini Gunung Bromo sedang erupsi, namun pemberitaan di media massa cenderung melebih-lebihkan informasi mengenai dampak abu vulkanik. Kemudian Suku Tengger juga diminta untuk direlokasi. Padahal jarak aman di radius 2,5 kilometer hanya sampai di lautan pasir, tidak ke rumah warga," jelasnya.

Menurut dia Suku Tengger sempat menolak untuk direlokasi ke daerah yang dinilai aman oleh pemerintah setempat, karena di tempat tinggalnya masih belum ada gejala bencana yang serius. Memang tidak mudah merelokasi warga terkait letak geografis. Namun harus ada pengetahuan pada masyarakat terkait penaggulangan bencana erupsi.

"Saya berharap agar bencana jangan dibuat proyek oriented oleh pihak-pihak tertentu guna mencairkan dana. Seharusnya mereka lebih sadar dengan berbagai aspek di dalamnya, seperti psikologis maupun ekonomi," jelasnya.

Surono menjelaskan meski memiliki gunung api terbanyak sedunia, untuk saat ini alat pemantuan gunung api di Indonesia terbilang tua karena terbuat pada tahun 1982. Namun hanya gunung di Sulawesi Utara saja yang alatnya sudah diremajakan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Barujari di Lombok Meletus

Gunung Barujari di Lombok Meletus

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 14:51 WIB

Dahsyatnya Letusan Calbuco di Chili

Dahsyatnya Letusan Calbuco di Chili

News | Jum'at, 24 April 2015 | 06:05 WIB

Gunung Soputan Kembali Erupsi

Gunung Soputan Kembali Erupsi

News | Rabu, 11 Februari 2015 | 11:21 WIB

Tim Tanggap Darurat Evaluasi Letusan Gunung Soputan

Tim Tanggap Darurat Evaluasi Letusan Gunung Soputan

News | Minggu, 18 Januari 2015 | 15:32 WIB

Gunung Soputan di Minahasa Meletus

Gunung Soputan di Minahasa Meletus

News | Minggu, 18 Januari 2015 | 14:26 WIB

Tahun Baru, Status Gunung Tangkuban Perahu Waspada

Tahun Baru, Status Gunung Tangkuban Perahu Waspada

News | Kamis, 01 Januari 2015 | 04:42 WIB

Kurangi Dampak Letusan Gunung Lokon, Warga Wajib Kenakan Masker

Kurangi Dampak Letusan Gunung Lokon, Warga Wajib Kenakan Masker

News | Minggu, 14 September 2014 | 10:31 WIB

 Hari Ini, Gunung Lokon Meletus Tiga Kali

Hari Ini, Gunung Lokon Meletus Tiga Kali

News | Sabtu, 13 September 2014 | 17:48 WIB

BPPTKG Gelar Pameran Teknologi Kegunungapian di Yogyakarta

BPPTKG Gelar Pameran Teknologi Kegunungapian di Yogyakarta

Tekno | Minggu, 07 September 2014 | 23:05 WIB

Penerbangan Kupang-Surabaya Lumpuh, 3 Maskapai Batal Terbang

Penerbangan Kupang-Surabaya Lumpuh, 3 Maskapai Batal Terbang

News | Minggu, 01 Juni 2014 | 17:15 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×