Menteri Perang ISIS Tewas dalam Serangan Udara Amerika Serikat

Ruben Setiawan

Rabu, 09 Maret 2016 | 11:24 WIB
Menteri Perang ISIS Tewas dalam Serangan Udara Amerika Serikat
Menteri perang ISIS Abu Omar al-Shishani. (Reuters)

Suara.com - Seorang komandan militan yang disebut-sebut Pentagon sebagai "menteri perang" ISIS tewas dalam sebuah serangan udara di Suriah, demikian diklaim Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Selasa (8/3/2016) waktu setempat. Jika kabar kematian komandan tersebut dikonfirmasi kebenarannya, maka ini menjadi kemenangan besar AS dalam upaya menumpas jajaran petinggi ISIS.

Sang komandan militan bernama Abu Omar al-Shishani, yang juga dikenal dengan julukan Omar Si Orang Chechnya. Nama al-Shishani berada dalam daftar militan paling dicari AS. Ada imbalan sebesar 5 juta Dolar bagi mereka yang bisa memberikan informasi untuk menyingkirkan al-Shishani dari medan tempur.

Al-Shishani dilahirkan di Georgia pada tahun 1986, ketika negara tersebut masih menjadi bagian Uni Soviet. Lelaki berjanggut merah tersebut dikenal sebagai penasihat militer yang dekat dengan pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi. Kabarnya, Baghdadi amat mengandalkan Shishani.

Serangan udara yang menewaskan Shishani di Kota Al-Shadadi, Suriah, terdiri atas beberapa tahap. Selain menggunakan pesawat berawak, AS juga mengandalkan pesawat nirawak.

Pentagon meyakini Shishani ditugaskan untuk memperkuat pasukan ISIS setelah kota tersebut jatuh ke tangan pasukan koalisi Arab bulan lalu. Juru bicara Pentagon Peter Cook mengatakan, militer AS masih menganalisis hasil serangan tersebut.

Cook menegaskan, kematian Shishani akan melemahkan kemampuan ISIS untuk mengkoordinasikan serangan dan mempertahankan diri. Kepergian Shishani juga diyakini akan mengurangi kemampuan ISIS dalam merekrut anggota dari luar negeri, khususnya dari wilayah Chechnya dan kawasan dataran tinggi Kaukasus.

Kendati belum dapat dikonfirmasi, Shishani diyakini tewas bersama 12 anggota ISIS lainnya. Milisi YPG Kurdi Suriah, yang juga memerangi ISIS di kota al-Shadadi, mengaku sudah mendengar kabar soal kematian Shishani. Namun, mereka belum bisa memastikannya.

Pernah menjadi pejuang Georgia

Lahir dengan nama Tarkhan Tayumurazovich Batirashvilli, Shishani pernah memperkuat operasi militer sebagai pemberontak Checnya sebelum akhirnya bergabung dengan militer Georgia pada tahun 2006. Shishani juga pernah berperang melawan tentara Rusia sebelum dikeluarkan dari kemiliteran dua tahun kemudian akibat masalah kesehatan.

Shishani pernah ditangkap pada tahun 2010 atas tuduhan kepemilikan senjata dan mendekam selama lebih dari satu tahun di penjara. Ia pergi dari Georgia pada tahun 2012 menuju Istanbul, Turki, lalu menyeberang ke Suriah.

Ia memutuskan bergabung dengan ISIS pada tahun 2013 dan menyatakan kesetiaannya kepada Baghdadi. Menurut Kementerian Luar Negeri AS, Shishani adalah sosok komandan militer yang muncul dalam video ISIS tahun 2014 lalu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:34 WIB

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:33 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:57 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

×