Pelajar Australia Ikuti Program Keluarga Asuh

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 13 Maret 2016 | 04:19 WIB
Pelajar Australia Ikuti Program Keluarga Asuh
Ilustrasi

Suara.com - Hubungan antar dua negara bertetangga Indonesia dan Australia terus diperkukuhkan dalam segala aspek termasuk melalui program keluarga asuh atau "homestay" untuk pelajar dari kedua negara.

Program "homestay" berlangsung sejak beberapa tahun dan untuk tahun 2016 terdapat 13 pelajar dari Ferny Grove State High School, Brisbane, Australia yang tinggal bersama keluarga Indonesia yang menetap di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Mereka tinggal bersama sejumlah orang tua murid dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL)," kata Kepala Sekolah SIKL, Agustinus Suharto saat menerima para pelajar Australia tersebut di Kuala Lumpur, Sabtu.

Menurut dia, pelajar SIKL tahun sebelumnya juga mengikuti program homestay di Australia selama beberapa hari dan memberikan pengalaman yang berarti untuk mengenal lebih dekat dengan masyarakat disana.

"Kegiatan homestay antar pelajar ini sudah tentu dapat mendekatkan hubungan antar masyarakat ke dua negara," ungkapnya.

Senada disampaikan Koordinator Fungsi Politik dan selaku orang tua murid SIKL, Freddy Panggabean yang memandang program homestay ini sangat bagus karena bisa menjadi bagian dari diplomasi publik antar masyarakat.

"Bagi saya hubungan antarmasyarakat tidak hanya dilakukan oleh pejabat tinggi ataupun pejabat penting lainnya, tapi dapat juga dilakukan melalui anak-anak seperti program homestay ini," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa tahun sebelumnya, anaknya yang bersekolah di SIKL ikut program homestay di Australia dan saat ini, dirinya menerima pelajar dari Australia untuk tinggal beberapa hari bersama keluarganya.

Kepala Departeman Bahasa dan Program Internasional Ferny Grove State High School, Brisbane, Fi Hudghton menyatakan rasa senang para pelajar dari sekolahnya dapat mengikuti program homestay ini.

"Para pelajar kami tampak senang dan mereka dapat dengan mudah berkomunikasi dengan pelajar SIKL. Ke depannya, diharapkan lebih banyak lagi pelajar kami yang ikuti program ini," ucapnya.

Selama program (12-16 Maret), para pelajar tersebut akan menetap dengan beberapa keluarga Indonesia di Kuala Lumpur untuk lebih mengenai kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia dan kedua belah pihak juga dapat mengenai lebih dekat adat dan budaya masing-masing.

Selain itu, para pelajar Australia ini juga mengikuti sejumlah kegiatan di SIKL termasuk belajar bahasa Indonesia, mengenal lebih dengan kerajinan batik, angklung, gamelan dan beberapa aktivitas lainnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata KPAI Soal Foto Tak Senonoh Oknum Pelajar di Medsos

Kata KPAI Soal Foto Tak Senonoh Oknum Pelajar di Medsos

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2016 | 18:12 WIB

Kata KPAI Soal Foto Tak Senonoh Oknum Pelajar di Medsos

Kata KPAI Soal Foto Tak Senonoh Oknum Pelajar di Medsos

Lifestyle | Jum'at, 04 Maret 2016 | 18:12 WIB

Sejumlah Remaja  di Kebon Jeruk Tawuran Pakai Senjata Tajam

Sejumlah Remaja di Kebon Jeruk Tawuran Pakai Senjata Tajam

News | Sabtu, 13 Februari 2016 | 14:21 WIB

Terkini

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:09 WIB

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:05 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:01 WIB

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:55 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:46 WIB

Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Maut Sang Istri, Begini Desainnya

Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Maut Sang Istri, Begini Desainnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:36 WIB

40 Negara Bahas Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Pimpin Upaya Buka Jalur Minyak

40 Negara Bahas Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Pimpin Upaya Buka Jalur Minyak

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:28 WIB

30 Hari Menanti Keadilan, Andrie Yunus Surati Prabowo: Bagaimana Perkembangan Kasus Saya, Pak?

30 Hari Menanti Keadilan, Andrie Yunus Surati Prabowo: Bagaimana Perkembangan Kasus Saya, Pak?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:27 WIB