Disuguhi Lagu Kritik Tukang Jahit, Simpel Saja Jawab Djarot

Sabtu, 19 Maret 2016 | 22:09 WIB
Disuguhi Lagu Kritik Tukang Jahit, Simpel Saja Jawab Djarot
Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat di acara Road Show Musik untuk Rakyat di rusunawa Jatinegara Barat, Jalan Jatinegara Barat, Sabtu (19/3/2016). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketika menghadiri acara Road Show Musik untuk Rakyat yang diadakan di rumah susun sederhana sewa, Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Sabtu (19/3/2016), Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat disuguhi lagu kritik dari tukang jahit bernama Fahri (36). Lagunya berisi curahan hati mantan warga Kampung Pulo yang rumahnya digusur pemerintah pada 20 Agustus 2015.

"Oh, nggak apa-apa," ujar Djarot di rusunawa.

Menurut Djarot lagu tersebut merupakan ekspresi kekecewaan warga dan itu sah-sah saja.

"Iya, itu masa lalu. Ya nggak apa-apa. Beliau ngadu, boleh. Kan gitu kan. Itu masa lalu, sejarah, memang seperti itu," kata Djarot.

Djarot menilai keadaan mantan warga Kampung Pulo setelah direlokasi ke rusunawa sebenarnya jauh lebih baik. Mereka tidak menjadi korban banjir lagi.

"Tapi sekarang, pemerintah sudah menyediakan tempat hunian yang cukup layak, nyaman, dan betul-betul kita perhatikan aspek-aspek mendasar dari pada warga. Misalnya pendidikan, kesehatan, berkesenian, berkebudayaan," kata Djarot.

"Memang sejarahnya seperti itu, dan itu menjadi sejarah kita semua. Tidak masalah. Yang jelas, pemerintah berkomitmen untuk menyediakan tempat hunian yang layak, yang lebih manusiawi," Djarot menambahkan.

Mantan Wali Kota Blitar menekankan setelah kawasan pinggir sungai ditertibkan, warga yang menjadi korban banjir berkurang.

"Dan bisa kita rasakan sekarang, banjir sudah berkurang drastis di Jakarta. Kita sudah tidak begitu banyak mengurusi pengungsi-pengungsi ketika hujan turun sangat deras. Tahun ini sudah jauh relatif lebih menurun," katanya.

Berikut lirik lagu yang dibuat Fahri. Lagunya diberi judul Tragedi Kampung Pulo

Tragedi 20 Agustus tahun 2015
Rumahku di Kampung Pulo akan menjadi tanah

Di situ tempat aku dilahirkan
Di situ tempat aku dibesarkan, banyak kenang-kenangan bersama teman-teman

Kampung Pulo, kampung ku, kini sudah digusur
Warganya pada ngabur masuki rumah susun

Di situ tempat aku dilahirkan
Di situ tempat aku dibesarkan
Banyak kenang-kenangan yang tak mungkin ku lupakan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI