Polri Telah Selesaikan Identifikasi 13 Jenazah Korban Heli

Tomi Tresnady

Selasa, 22 Maret 2016 | 02:30 WIB
Polri Telah Selesaikan Identifikasi 13 Jenazah Korban Heli
Prajurit TNI dan Polri memindahkan peti jenazah korban jatuhnya helikopter Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 di RS Bhanyangkara Polri, Jakarta, Senin (21/3/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri Kombes Pol Anton Castilani mengatakan identifikasi 13 jenazah korban jatuhnya helikopter TNI AD di Poso sudah selesai dilakukan di Rumah Sakit Polri RS Sukamto, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Iya benar (semua proses identifikasi sudah dilakukan)," katanya kepada Antara di Jakarta, Senin (21/3/2016).

Dia menjelaskan, 13 jenazah korban heli sudah dilakukan proses identifikasi sehingga bisa diselesaikan dalam satu hari. "Insya Allah selesai (Senin) malam ini."

Sebelumnya, Anton Castilani mengatakan identifikasi 13 jenazah korban jatuhnya pesawat TNI AD di Poso masih berlangsung di Rumah Sakit Polri.

"Proses identifikasi kasus kecelakaan pesawat, apabila kondisi jenazah baik akan diawali dengan sidik jari, ciri-ciri fisik dan properti," kata Anton melalui pesan singkatnya.

Dia menjelaskan, setelah itu akan ditingkatkan ke pemeriksaan gigi forensik dicocokkan dengan "dental record". Menurut dia, kalau tidak ada masalah maka selesai dalam satu hari dan apabila tidak berhasil maka dilakukan tes DNA.

Sebanyak 13 anggota TNI, termasuk Komandan Korem 132/Tadulako Palu Kol. Inf Saiful Anwar dilaporkan gugur dalam musibah jatuhnya helikopter TNI di Desa Kasiguncu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu petang sekitar pukul 17.55 WITA.

Kapolres Poso AKBP Roni Suseno mengatakan Minggu malam bahwa jenazah anggota TNI itu sedang dievakuasi menuju Kota Palu.

Kepala Penerangan Kodam VII/Wirabuana Kolonel I Mae Sutia menyebutkan bahwa musibah jatuhnya helikopter TNI AD di Desa Kasiguncu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, disebabkan cuaca buruk.

Dia mengatakan bahwa para anggota TNI tersebut sedang menjalankan tugas rutin di Poso, khususnya terkait Operasi Tinombala bersama anggota Polri.

Dalam peristiwa itu, kata Kapendam, 13 anggota TNI gugur, termasuk Danrem 132/Tadulako Kol. Inf Saiful Anwar.

Keterangan yang dikumpulkan Antara di Palu menyebutkan bahwa helikopter TNI AD itu sedang dalam penerbangan dari Desa Watutau, Kecamatan Lore Tengah, ke arah Kota Poso, namun kemudian jatuh di sebuah perkebunan masyarakat di Dusun Petirebajo, Desa Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir sekitar pukul 17.45 WITA.

Pesawat tersebut ditumpangi 13 personel TNI yakni Danrem 132/Tadulako Kol Inf Saiful Anwar, Kapenrem Mayor Faki, Kapten Yanto (dokter), Kolonel Heri dan Kol Ontang (BIN) dan Prada Kiky (ajudan Danrem).

Sedangkan awak helikopter adalah Kapten Agung (Pilot), Lettu Wiradhy (co pilot), Lettu Tito (co pilot), Sertu Bagus (mekanik), Serda Karmin (mekanik), dan Pratu Bangkit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri: Identifikasi 13 Jenazah Korban Heli Masih Berlangsung

Polri: Identifikasi 13 Jenazah Korban Heli Masih Berlangsung

News | Selasa, 22 Maret 2016 | 00:30 WIB

Sebelum Tewas, Kolonel Heri Minta Fotonya Diperindah

Sebelum Tewas, Kolonel Heri Minta Fotonya Diperindah

News | Senin, 21 Maret 2016 | 13:00 WIB

Jokowi Berduka atas Jatuhnya Heli TNI AD di Poso

Jokowi Berduka atas Jatuhnya Heli TNI AD di Poso

News | Senin, 21 Maret 2016 | 11:44 WIB

Helikopter TNI Jatuh, Ini Kata Fadli Zon

Helikopter TNI Jatuh, Ini Kata Fadli Zon

News | Senin, 21 Maret 2016 | 08:20 WIB

Terkini

Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk

Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:30 WIB

PLTP Gunung Ungaran Tak Cuma Soal Listrik, Ini yang Perlu Dikaji

PLTP Gunung Ungaran Tak Cuma Soal Listrik, Ini yang Perlu Dikaji

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:29 WIB

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:28 WIB

Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?

Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:25 WIB

Cara Bersihkan Kerak Kompor Susah Hilang, Auto Kinclong Seperti Baru

Cara Bersihkan Kerak Kompor Susah Hilang, Auto Kinclong Seperti Baru

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:24 WIB

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:21 WIB

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:19 WIB

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

×