Yusril Bicara Peta Partai, Kesiapan Ahok sampai Posisi PDIP

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2016 | 17:46 WIB
Yusril Bicara Peta Partai, Kesiapan Ahok sampai Posisi PDIP
Ahmad Dhani mendapat kunjungan dari Yusril Ihza Mahendra di kediamannya di Jalan Pinang Mas III, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (4/3/2016) [suara.com/Ismail]

Suara.com - Tokoh yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan hasil pertemuannya dengan sejumlah elite partai politik belakangan ini. Menurut Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu, para elite mendukung ada pasangan terbaik untuk menghadapi calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama, di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2017.

"Saya sudah bicara panjang dengan Gerindra, dengan Golkar, dengan PPP, dengan PKS, umumnya mempunyai suatu pandangan yang sama bahwa diperlukan adanya calon yang kuat untuk berhadapan dengan petahana," kata Yusril usai menerima anugerah sebagai anggota kehormatan Forum Pemuda Betawi di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Menurut Yusril siapa pasangan yang diusung koalisi partai politik untuk melawan pasangan Ahok-Heru Budi Hartono yang maju lewat jalur independen merupakan kewenangan partai. Partai memiliki mekanisme masing-masing. Partai, katanya, bisa melakukan pengamatan atau survei untuk mencari siapa kandidat terbaik.

"Jadi siapa sebenarnya di antara kandidat penantang (Ahok) ini yang paling kuat itu yang didukung oleh partai politik," tutur Yusril.

"Mereka umumnya berpendapat bahwa kalau tidak ada kader internal dari dalam partai mengapa tidak mengambil dari luar partai. Tapi yang kesamaan pandangan itu adalah diperlukan pergantian kepemimpinan di Jakarta," Yusril menambahkan.

Yusril mengaku siap kalau diusung partai untuk bertarung dengan Ahok.

Yusril mengatakan idealnya tingkat elektabilitas seorang petahana berada pada posisi melebihi 65 persen dukungan masyarakat. Tapi, kata dia, Ahok saat ini baru memiliki dukungan sekitar 40 persen.

"Kalau elektabilitasnya sekitar 40 persen, itu mesti agak telat menghadapi calon penantang, kalau calon penantang itu mempunyai rivalitas yang sama," kata dia.

"Jadi head to head tentu kalau seperti itu," Yusril menambahkan.

Lebih jauh, Yusril menyinggung PDI Perjuangan yang memiliki kursi terbanyak di DPRD DKI Jakarta, 28 kursi. Yusril tak terlalu yakin partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri akan mengusung pasangan calon sendirian, meskipun bisa.

"Ada tiga kemungkinan. Akan mengajukan calon baru atau menempatkan wakil (pasangan Ahok), atau kembali mendukung petahana. Apapun keputusan PDIP kita hormati dan saya kira mereka tentu akan memikirkan apa yang terbaik bagi PDIP sendiri maupun yang terbaik bagi masyarakat Jakarta," tutur Yusril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seloroh Lulung, Ahok Jago Propaganda dan Cuma Gubernur Media

Seloroh Lulung, Ahok Jago Propaganda dan Cuma Gubernur Media

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 17:27 WIB

4 Calon Lawan Ahok, Termasuk Dhani, Diberi Gelar Pemuda Betawi

4 Calon Lawan Ahok, Termasuk Dhani, Diberi Gelar Pemuda Betawi

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 16:11 WIB

Ini Respon PKB Soal Ahmad Dhani Lempar Isu SARA Serang Ahok

Ini Respon PKB Soal Ahmad Dhani Lempar Isu SARA Serang Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 15:27 WIB

Buku Hadiah Langsung Megawati Belum Sempat Dibaca Ahok

Buku Hadiah Langsung Megawati Belum Sempat Dibaca Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:29 WIB

Djarot Tak Tahu PDIP Punya Calon Lawan Ahok

Djarot Tak Tahu PDIP Punya Calon Lawan Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:27 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB