Ini Respon PKB Soal Ahmad Dhani Lempar Isu SARA Serang Ahok

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2016 | 15:27 WIB
Ini Respon PKB Soal Ahmad Dhani Lempar Isu SARA Serang Ahok
Ahmad Dhani dan anaknya, Al Ghazali di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (14/3). [suara.com/Ismail]

Suara.com - Ahmad Dhani Prasetyo tak hanya menyerang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), musisi  tersebut juga menyerang partai yang mendukung Ahok. Pernyataan yang kemudian menyulut komentar elite partai pendukung Ahok, Nasional Demokrat dan Hati Nurani Rakyat, antara lain ketika Ahmad Dhani mengatakan partai yang menjaring nama Ahok merupakan partai penjilat.

Tak hanya itu, di media sosial Twitter, Ahmad Dhani juga seringkali menyindir dan menyerang, bahkan dengan menyinggung isu SARA, terutama ketika dia mendapat sinyal PKB akan pindah ke lain hati dengan mendukung Ahok. Tadinya, PKB memberi sinyal untuk mengusung Ahmad Dhani.

Twit Dhani yang menjadi sorotan, antara lain: "99 persen Warga NU mau pemimpin Muslim?...ada jg NU pengurus Nasdem pengurus PKB yg tdk sependapat...NU yg PPP 100 peraen mau pemimpin Muslim?," tulis Dhani, Minggu (20/3/2016).

Sehari kemudian, Senin (21/3/2016), dia ngetwit lagi: "Apakah QS An nisa 144 bisa di tafsirkan berbeda dr teks Quran oleh Ulama utk memuluskan jalan Ahok jd Gubernur DKI???."

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, mengaku tidak mengetahui aktivitas Ahmad Dhani di media sosial.

"Saya nggak ngerti kalau soal Ahmad Dhani nyerang-nyerang di Twitter. Masalahnya kami hanya menjalankan mekanisme di partai kami yang sedang berjalan. Kalau komentarin itu nggak ngerti," ujar Hasbiallah di gedung DPRD DKI, Kamis (24/3/2016).

Ketika ditanya apakah PKB akan menyusul Nasdem dan Hanura mendukung Ahok yang maju lewat jalur independen ke pilkada Jakarta tahun 2017, Hasbiallah menjawab secara diplomatis.

"Kami nggak ikutin itu. Saya menjalankan mekanisme partai dan sekarang masih penjaringan. Di Twitter nggak ikutlah," kata Hasbiallah.

Ketua Frkasi PKB DPRD DKI Jakarta itu tak mau bicara lebih jauh soal komunikasi antara PKB dan Ahmad Dhani terkait pilkada Jakarta.

"Sampean telpon Mas Azis (Ketua GP Ansor Abdul Aziz), karena dia perwakilan Ansor DKI," kata Hasbiallah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buku Hadiah Langsung Megawati Belum Sempat Dibaca Ahok

Buku Hadiah Langsung Megawati Belum Sempat Dibaca Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:29 WIB

Djarot Tak Tahu PDIP Punya Calon Lawan Ahok

Djarot Tak Tahu PDIP Punya Calon Lawan Ahok

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 14:27 WIB

Ahmad Dhani: Ahok Ngebet Sama PKB dan PAN, Susah Raih Sejuta KTP

Ahmad Dhani: Ahok Ngebet Sama PKB dan PAN, Susah Raih Sejuta KTP

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 13:58 WIB

Ke Acara Megawati, Ahok Bantah Cari Dukungan

Ke Acara Megawati, Ahok Bantah Cari Dukungan

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 12:35 WIB

Ahok Beberkan Kenapa Semalam Tak Ikut Lelang Buku Megawati

Ahok Beberkan Kenapa Semalam Tak Ikut Lelang Buku Megawati

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 12:10 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB