Ada Konvensi Cagub Jakarta Muslim, Politisi Gerindra Bantah SARA

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 25 Maret 2016 | 18:11 WIB
Ada Konvensi Cagub Jakarta Muslim, Politisi Gerindra Bantah SARA
Ilustrasi KPU [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Saat ini ada 19 nama yang dijaring panitia konvensi calon gubernur muslim untuk disiapkan maju ke pilkada Jakarta tahun 2017. Salah satunya Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Sanusi.

"Jadi kalau kita bicara ikrarnya itu demokratisasi. Mencari gubernur yang tidak korupsi, mencari gubernur yang berperilaku santun, gubernur yang memikirkan rakyat banyak," ujar Sanusi usai menghadiri acara yang diselenggarakan Majelis Taqarrub Ilallah - Temu Pembaca Suara Islam di Masjid Baiturrahman, Jalan Saharjo 100, Menteng Atas, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2016).

Menurut Sanusi munculnya penjaringan calon gubernur muslim bukan dimaksudkan untuk menyudutkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan maju lewat jalur non partai politik bersama Heru Budi Hartono.

"Kalau ada penjaringan gubernur Kristen itu juga nggak papa. Sebetulnya ini bagian dari demokratisasi, ini bagian dari keberagaman, ada yang Islam ada yang kristen," kata Sanusi yang berhasrat ingin menjadi gubernur Jakarta.

Sanusi pernyataan sikap yang dibacakan oleh para tokoh yang masuk daftar penjaringan bakal calon gubernur muslim ini tidak bermuatan isu suku, agama, ras, dan antargolongan.

"Ikrar yang saya bacakan tidak ada yang menjurus ke SARA. Jadi tadi saya sudah bilang, Jakarta itu kota terakus di dunia, secara fungsi kota. Ibu Kota pemerintahan," kata adik Ketua DPD partai Gerindra DKI Mohamad Taufik.

Ada tujuh poin yang dibacakan para bakal calon dan harus dipatuhi. Ikrar ini dalam rangka mewujudkan Jakarta yang berkah, bersih, dan beradab, serta siap menerima persyaratan yang ditetapkan majelis tinggi.

Satu, siap membuat program kerja yang berpihak kepada kaum yang lemah, dan tertindas

Dua, bersedia menerima program-program yang ditawarkan oleh majelis tinggi

Tiga, berkomitmen menegakkan amar ma'ruf nahi munkar

Empat, menerapkan nilai-nilai Islam ke seluruh aspek kehidupan di Jakarta

Lima, bersedia menandatangani dan menjalankan kontrak politik dengan majelis tinggi bersama calon gubernur muslim

Enam, bersedia mendukung dan menjadi juru kampanye, terhadap siapapun yang berhasil ditentukan oleh majelis tinggi dan dewan pemilih sebagai bakal pasangan calon gubernur muslim DKI Jakarta

Tujuh, siap menciptakan pemerintahan yang bersih dan siap mundur bila dikemudian hari jadi tersangka korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senator: Pilkada Jakarta Bukan Lagi Tarung Muslim Lawan Muslim

Senator: Pilkada Jakarta Bukan Lagi Tarung Muslim Lawan Muslim

News | Jum'at, 25 Maret 2016 | 17:59 WIB

Usai Dengar Khotbah Yusril, Sopir Ini Bakal Mendukungnya ke DKI 1

Usai Dengar Khotbah Yusril, Sopir Ini Bakal Mendukungnya ke DKI 1

News | Jum'at, 25 Maret 2016 | 15:25 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×