Makna Paus Fransiskus Cium Kaki Migran Muslim

Siswanto

Sabtu, 26 Maret 2016 | 07:01 WIB
Makna Paus Fransiskus Cium Kaki Migran Muslim
Paus Fransiskus mencium kaki seorang pengungsi dalam perayaan Kamis Putih (24/30) di sebuah penampungan pengungsi di Roma (Reuters/Osservatore Romano).

Suara.com - Paus Fransiskus membasuh serta mengecup kaki migran Muslim, Kristen, dan Hindu pada malam Kamis Putih. Dan Paus mengungkapkan bahwa kita semua adalah bersaudara. 

Ketika itu, sebagian migran tak kuasa menahan air mata. Paus berlutut di depan mereka, menuang air suci, mengelap lalu, mengecup kakinya.

Prosesi yang dilakukan Paus tersebut merupakan rangkaian dari perayaan Paskah.

Tali persaudaraan yang ditunjukkan Paus Fransiskus telah menarik perhatian masyarakat seluruh dunia, bahkan lintas agama. Apalagi hal itu dilakukan di tengah meningkatnya sentimen antimuslim pascaserangan serangan teoris di Brussel, Belgia, yang memakan puluhan korban jiwa.

Rohaniawan Katolik, J. A. Hendra Sutedja S. J. lebih jauh mengurai apa yang  dilakukan Paus.

“Pembasuhan kaki yang dilakukan Paus Fransiskus adalah peragaan kembali gerak Yesus mencuci kaki para muridNya sebagaimana dicatat di dalam Injil. Tetapi di dalam kisah Injil itu (Yoh 13: 1-17), tidak disebut bahwa Yesus mengecup kaki murid-muridNya.  Injil mencatat bahwa pada malam sebelum wafatNya, Yesus makan bersama para rasulNya, dan pada saat makan bersama, Yesus tiba-tiba berdiri, menanggalkan jubahNya dan mengikatkan sehelai kain pada pinggangNya, mengambil peran hamba, walaupun Dia adalah Sang Guru. Yesus Kristus berlutut di kaki para muridNya dan mencuci kaki mereka satu per satu. Tindakan Yesus itu adalah ajaran kasih yang Dia bawakan dalam gerak, bukan hanya dengan kata-kata. Dia menunjukkan sebagai murid dan orang diutus Allah, harus menempatkan diri sebagai hamba dalam melayani sesama (kebalikan dari sikap angkuh orang yang penuh kuasa),” kata Romo Hendra kepada Suara.com, Jumat (25/3/2016).

Paus Fransiskus menambahkan pada tindakan Yesus dengan kecupan pada kaki yang dicucinya. Dengan itu Paus Fransiskus menunjukkan bahwa melayani sesama dengan kasih harus memuat gerak merendahkan diri dan menghargai orang yang dilayani, demikian dikatakan Romo Hendra.

"Kalau Paus Fransikus mencuci dan kemudian mencium kaki para pengungsi muslim itu, Paus ingin menunjukkan bahwa para pengikut Yesus harus mau mencintai dengan melayani mereka yang menderita dengan kasih dan penghargaan mendalam. Saya rasa para pengikut Yesus Kristus sudah menunjukkan sikap Gurunya dalam gerak nyata keseharian. Mereka siap berbagi derita, menyediakan sarana kehidupan dan membuka pintu perbatasan mereka untuk membantu para pengungsi,” katanya.

Tindakan Paus, kata Romo Hendra, ingin menegaskan kembali bahwa  gereja, tetapi bukan hanya gereja, melainkan semua orang yang punya cinta hendaknya mengamalkan kasih yang tulus; menghargai semua orang, terutama mereka yang menderita -- para pengungsi.

"Itu arti yang termuat dari gerak simbolik mencuci kaki (gerak seorang hamba), dan dengan penuh kasih serta kerendahan hati mau melayani semua orang yang menderita (dengan mencium kaki), siapapun mereka tanpa memandang suku bangsa dan agama," tutur Romo Hendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Instagram Paus Fransiskus Resmi Segera Debut

Instagram Paus Fransiskus Resmi Segera Debut

Tekno | Sabtu, 19 Maret 2016 | 15:13 WIB

Paus Serukan Larangan Hukuman Mati di Seluruh Dunia

Paus Serukan Larangan Hukuman Mati di Seluruh Dunia

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 19:25 WIB

Terkini

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

×