Ahok Tahu Banyak Isu "Digoreng" untuk Menjegalnya

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2016 | 11:33 WIB
Ahok Tahu Banyak Isu "Digoreng" untuk Menjegalnya
Masyarakat mengisi formulir dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Posko Teman Ahok di salah satu pertokoan, di Jakarta, Jumat (3/11). [suara.com/Oke Atmaja]
Salah satu isu yang dihembuskan untuk mengganggu persiapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju lewat jalur non partai politik ialah formulir dukungan warga Jakarta yang dihimpun relawan Teman Ahok tidak sah.

Ahok sudah mengetahui isu tersebut. Dia tidak mau ambil pusing karena informasi tersebut bukan berasal dari komisi pemilihan umum daerah.

"Itu kan isu macam-macam, nanti formulir resmi KPUD itu yang saya tanda tangan sama Pak Heru, pakai materai. Terus saya lampirkan rekap, kecamatan ini siapa saja yang mendukung, terus saya tanda tangan hasil rekap, terus yang ditandatangani orang itu, dilampirkan," kata Ahok di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (29/3/2016).
 
Ahok menegaskan sudah memahami aturan main mengikuti pemilihan kepala daerah. Apalagi, dulu Ahok pernah duduk di Komisi II DPR yang mengurusi bidang pemerintahan.

"Saya ini Komisi II (dari Golkar) loh, saya di badan legislasi, saya yang membuat undang-undang dan juga yang merevisinya," kata Ahok.

Ahok mengatakan untuk membuktikan apakah formulir dukungan terhadapnya sah atau tidak, KPUD akan memverifikasinya.
 
"Makanya KPUD akan turun ke lapangan, tanya lampiran kamu yang sudah direkap dari calon perseorangan ini benar nggak. Kalau nggak benar, ini formulir kamu tanda tangan, kamu nyatakan nggak benar, kamu nggak pernah dukung dia,tapi kalau benar ya benar," katanya.

Dengan demikian kata Ahok, usaha yang telah diperjuangkan oleh relawan Teman Ahok tidak sia-sia.

"Oh nggak sia-sia dong, tapi kan banyak orang nggak percaya, saya maklum, ada yang mau tukar nyawa karena nggak percaya," kata mantan Bupati Belitung Timur.

Saat ini, relawan Teman Ahok tengah memverifikasi ulang semua formulir. Verifikasi dilakukan sejak Ahok mengumumkan nama pasangannya, Heru Budi Hartono.

Suara.com - Selain didukung relawan Teman Ahok, Ahok juga didukung Partai Nasdem dan Partai Hanura.

Partai Nasional Demokrat memiliki lima kursi di DPRD DKI Jakarta dan Partai Hanura memiliki 10 kursi.

Dengan demikian, Ahok yang maju lewat jalur non partai politik, sekarang mendapatkan total dukungan 15 dari 106 kursi di DPRD DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Orang Iseng, Relawan Teman Ahok Ketatkan Prosedur

Cegah Orang Iseng, Relawan Teman Ahok Ketatkan Prosedur

News | Senin, 28 Maret 2016 | 19:51 WIB

Warga Pulau Kelapa Dukung Ahok Ternyata Karena Hal Ini

Warga Pulau Kelapa Dukung Ahok Ternyata Karena Hal Ini

News | Senin, 28 Maret 2016 | 18:40 WIB

Terkini

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:21 WIB

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:23 WIB

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:13 WIB

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:04 WIB

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB