1 X 7 Hari RUU KPK Tak Dicabut, Kantor Pemerintah akan Diduduki

Siswanto

Senin, 04 April 2016 | 19:03 WIB
1 X 7 Hari RUU KPK Tak Dicabut, Kantor Pemerintah akan Diduduki
Koordinator BEM Malang Raya Riyanda Barmawi (24) di acara Dialog Nasional, Universitas Tribuana Tungga Dewi, Malang, Jawa Timur, Senin (4/4/2016). [dok. BEM Malang Raya]

Suara.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Malang, Jawa Timur, menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak tegas menghapus rencana revisi UU KPK. Penundaan pembahasan RUU KPK dipandang bukan solusi.

"Pemerintahan Indonesia yang dikomandoi oleh Jokowi-JK tidak punya sikap tegas, dia (Jokowi) menunda pembahasan RUU KPK, bukan merupakan solusi, justru kesannya ingin mengelabui publik agar lupa akan hal ini," kata Koordinator BEM Malang Raya Riyanda Barmawi (24) di acara Dialog Nasional, Universitas Tribuana Tungga Dewi, Malang, Jawa Timur, Senin (4/4/2016).

"Jokowi-JK kami anggap telah melukai cita-cita reformasi, dan semua elit-elit negara yang setuju terhadap Revisi UU KPK kami anggap telah mengkhianati janji reformasi," Riyanda menambahkan.

Menurut Riyanda rencana revisi UU KPK harus dibatalkan, jangan hanya ditunda.

Riyanda mengatakan ada beberapa pasal yang sengaja dibuat untuk melemahkan KPK. Di antaranya pembentukan dewan pengawas, kewenangan menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan SP3, dan pengaturan kewenangan penyadapan.

Dia mengatakan KPK harus dikuatkan, bukan dilemahkan, karena lembaga tersebut berhasil menyelamatkan uang negara hingga 200 triliun rupiah.

"Keberadaan KPK kami nilai telah mampu menyelamatkan uang negara sebesar 200 triliun, ini merupakan angka yang besar dan sangat fantastis, sehingga sangat tidak tepat bila revisi UU KPK cenderung mengebiri kewenangan KPK," kata dia.

Di akhir acara konsolidasi menegaskan akan terus mengawal KPK.

BEM mengultimatum, kalau dalam tempo 1 X 7 hari RUU KPK tidak dicabut, mereka akan menduduki kantor-kantor pemerintahan. (Dian Rosmala)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR: Revisi UU KPK Tak Bisa Bertepuk Sebelah Tangan

Ketua DPR: Revisi UU KPK Tak Bisa Bertepuk Sebelah Tangan

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 11:12 WIB

Kalau UU KPK Tetap Direvisi, Rhoma Irama: Itu Terlalu

Kalau UU KPK Tetap Direvisi, Rhoma Irama: Itu Terlalu

News | Kamis, 03 Maret 2016 | 12:53 WIB

DPR Didatangi Guru Besar Minta Revisi UU KPK Dicabut

DPR Didatangi Guru Besar Minta Revisi UU KPK Dicabut

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 18:11 WIB

Deponeering Kasus Samad dan BW Diputuskan Pekan Ini

Deponeering Kasus Samad dan BW Diputuskan Pekan Ini

News | Senin, 29 Februari 2016 | 13:17 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB