Siyono Tewas Usai Dibawa Densus, Luka Parah di Kepala, Iga Patah

Siswanto, Welly Hidayat

Selasa, 05 April 2016 | 20:10 WIB
Siyono Tewas Usai Dibawa Densus, Luka Parah di Kepala, Iga Patah
Densus 88 Antiteror. (Antara)

Suara.com - Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri Brigadir Jenderal Arthur Tampi mengatakan penyebab kematian terduga teroris Siyono ialah pendarahan di kepala bagian belakang. Hal ini diketahui dari hasil visum. Pendarahan terjadi akibat terlibat perkelahian dengan anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.

"Hasil visum et repertum penyebab kematian Siyono karena pendarahan. Ada juga kekerasan di bagian wajah dan dada," kata Arthur di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).

Arthur mengatakan hasil visum jenazah Siyono sebenarnya sudah pernah disampaikan pada Jumat (11/3/2016). Kekerasan yang ada di bagian dada ketahuan berdasarkan hasil CT Scan. Iga kelima sebelah kanan patah. Sementara pendarahan di bagian kepala karena ada benturan.

"Ini tanda pendarahan di rongga kepala dan pendarahan ini bisa menyebabkan orang meninggal dunia. Ini cukup menentukan penyebab kematian," kata Arthur.

"Itu sama bila kecelakaan lalu lintas, kadang luka tidak tampak, tapi di dalam ada pendarahan dan pasien mengalami penurunan kesadaran dan meninggal dunia," Arthur menambahkan.

Kasus warga Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang meninggal dunia saat dibawa anggota Densus 88 Antiteror untuk pengembangan, pada Rabu (9/3/2016) lalu, menjadi sorotan tajam. Dia meninggal dunia, padahal statusnya masih terduga.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan menilai kematian Siyono tak wajar. Kepala Divisi Pembelaan Hak Sipil Politik Kontras Putri Kanesa sudah mendapat laporan hasil investigasi kasus kematian Siyono.

Putri mengungkapkan Siyono ditangkap densus usai salat Maghrib. Ketika itu, densus tak menunjukkan surat penangkapan kepada keluarga Suratmi sebelum menciduk Siyono.

"Densus 88 tidak memberi tahu ke Suratmi (istri Siyono) alasan suaminya dibawa dan akan dibawa kemana,"ujar Putri di gedung dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Putri menambahkan Suratmi baru diberitahu setelah Siyono dipulangkan dalam keadaan tak bernyawa.

Ketika itu, keluarga melihat bekas memar di bagian tubuh Siyono.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Anton Charliyan menegaskan penangkapan Siyono sudah sesuai prosedur dari Densus 88. Siyono merupakan orang yang diduga terlibat dalam Jaringan Islamiah yang sekarang berganti nama menjadi Toliah Bitonah.

"Gerakan ini bukan gerakan agama, jihad di sini bukan yang sejalan sama ajaran Islam. Kami jelaskan Densus nggak salah tangkap berdasarkan keterangan tiga saksi, adanya alat bukti yang sah," kata Anton di Mabes Polri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabes Polri: Dulu, Keluarga Siyono Tolak Autopsi

Mabes Polri: Dulu, Keluarga Siyono Tolak Autopsi

News | Selasa, 05 April 2016 | 17:21 WIB

Penjelasan Polri soal Status dan Kematian Siyono

Penjelasan Polri soal Status dan Kematian Siyono

News | Selasa, 05 April 2016 | 16:46 WIB

Terkini

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:45 WIB

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 16:37 WIB

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Apa Perbedaan Kulkas Inverter vs Non Inverter Hemat Listrik?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:35 WIB

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

Geger Kabar Jenderal Ditangkap dan Diperiksa Propam, Mabes Polri Gelar Konferensi Pers Malam Ini!

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:33 WIB

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

Transportasi Publik Sudah Menjangkau 92,5 Persen Wilayah, Jakarta Kejar Target Kota Global 2045

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:31 WIB

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Ironi Women Empowerment: Standar Ganda di Balik Slogan Kesetaraan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:30 WIB

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Dijabat Wajah Baru

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:25 WIB

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

375 Peserta P3MD Dapat Arahan Langsung dari Prabowo di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Usai Raffi Ahmad Bantah Terlibat, Publik Pertanyakan Sumber Dana Deklarasi Pemuda

Video | Selasa, 03 November 2026 | 16:20 WIB

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 16:19 WIB

×