Strategi KPK, Tak Mau Langsung Periksa Kakak Sanusi

Siswanto, Nikolaus Tolen

Jum'at, 08 April 2016 | 19:09 WIB
Strategi KPK, Tak Mau Langsung Periksa Kakak Sanusi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik [suara.com/Bowo Raharjo]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tidak mau langsung memanggil Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Fraksi Gerindra M. Taufik untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

"Untuk perkara dugaan suap raperda pada hari ini KPK telah periksa empat orang saksi, salah satu di antaranya adalah ajudan dari M. Taufik," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2016).

Dalam kasus tersebut, adik Taufik yang sebelumnya menjabat Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Sanusi sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan menerima suap dari bos PT. Agung Podomoro Land (Tbk).
 
Priharsa menjelaskan kenapa penyidik tidak langsung memeriksa Taufik, tetapi ajudan lebih dulu, sebagai bagian dari strategi penyidik.

"Kenapa ajudannya diperiksa dulu dan tidak langsung Taufik, itu masuk dalam strategi penyidik. Karena, bisa saja dia tahu ada pertemuan terkait raperda yang dilakukan Taufik," kata Priharsa.

Priharsa mengatakan pertemuan-pertemuan tersebut bisa bersifat formal maupun informal. Itu sebabnya, penyidik menggali keterangan dari orang-orang dekat Taufik.

"Kan untuk itu kan bisa formal dan informal, kita juga menggali apa isi dari pertemuan tersebut," kata Priharsa.

Sebelumnya KPK sudah memeriksa Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Tuti Kusumawati, dan seorang pegawai negeri.

Hari ini, KPK memanggil Sekretaris DPRD DKI M. Yuliadi dan ajudan Taufik.
Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Sanusi pada Kamis (31/3/3016) malam. Dia diduga menerima suap senilai Rp2 miliar dari staf PT. Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro yang juga diciduk polisi tak lama kemudian.

Sehari setelah itu, Jumat (1/4/2016), Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke KPK.

Ketiga orang itu kemudian ditetapkan menjadi tersangka terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

KPK masih mendalami kasus tersebut. Semua yang dinilai punya kaitan akan diperiksa.

Bos PT. Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan telah dicekal untuk bepergian ke luar negeri. Staf magang di kantor Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Sunny Tanuwidjaja, dan Direktur PT. Agung Sedayu Group Richard Halim Kusuma juga telah dicekal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Ruangan Kakak di DPRD Disegel, KPK Geledah Rumah Sanusi

Setelah Ruangan Kakak di DPRD Disegel, KPK Geledah Rumah Sanusi

News | Jum'at, 08 April 2016 | 18:51 WIB

Sunny Orang CSIS Lebih Banyak Beri Nasihat Politik ke Ahok

Sunny Orang CSIS Lebih Banyak Beri Nasihat Politik ke Ahok

News | Jum'at, 08 April 2016 | 16:54 WIB

Skandal di Teluk Jakarta, Ahok: Sunny Tahu Soal Reklamasi

Skandal di Teluk Jakarta, Ahok: Sunny Tahu Soal Reklamasi

News | Jum'at, 08 April 2016 | 16:23 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×