Politisi Golkar: Ketum Mendatang Jangan Berambisi Jadi Capres

Arsito Hidayatullah

Rabu, 13 April 2016 | 18:06 WIB
Politisi Golkar: Ketum Mendatang Jangan Berambisi Jadi Capres
Suasana rapat Steering Comitte (SC) Munaslub Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (13/4/2016). [Antara/Yossy Widya]

Suara.com - Politisi Partai Golkar, Indra J Piliang, meminta Ketua Umum (Ketum) Golkar terpilih dalam Munas Luar Biasa mendatang, tidak berambisi menjadi calon presiden (Capres) 2019. Tujuannya, agar Ketum tersebut bisa fokus bekerja mengembalikan citra partai yang belakangan terpuruk akibat konflik internal.

"Pemimpin Golkar semestinya bukanlah orang yang dibebani tugas untuk menjadi Presiden atau berambisi menjadi Presiden (di) 2019," ujar Indra J Piliang, dalam diskusi publik bertema "Golkar Menuju Partai Progresif", yang diselenggarakan Lembaga Kajian dan Aksi Kebangsaan, di Jakarta, Rabu (13/4/2016).

 
Indra mengatakan, tugas yang harus dipikul Ketua Umum Golkar ke depan sangat berat, yakni harus mampu menutupi kekurangan di internal Golkar saat ini. Kekurangan-kekurangan tersebut antara lain terkait minimnya loyalitas terhadap partai, mudahnya kader eksodus atau berpindah partai atas nama elektoral, hingga penyatuan faksi-faksi yang ada di internal Golkar.

Indra memandang, dari sejumlah tokoh yang selama ini mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Golkar, nama Airlangga Hartarto merupakan salah satu yang menghadirkan pemikiran menarik. Menurutnya, Airlangga berpikir rasional dengan tidak menjanjikan kemenangan Golkar pada 2019, melainkan pada 2024.

Sementara itu, pengamat politik Hanta Yudha menilai, berdasarkan sejarah pertarungan calon Ketua Umum Golkar, biasanya selalu berujung pada dua kandidat. Menurut Hanta, calon Ketua Umum Golkar yang berpotensi unggul adalah mereka yang tidak hanya memenuhi kriteria standar.

"Mereka harus mempunyai basis internal yang kuat, serta mempunyai nama yang tidak akan membebankan partai. Ketua Umum Golkar harus muda, bukan dari usia, tapi muda dari sisi gagasan, dapat menawarkan tradisi politik baru, dapat menyelesaikan persoalan degradasi perolehan kursi parlemen, serta dapat menawarkan harapan baru kepada publik," ujarnya.

Diketahui, Munas Golkar direncanakan bakal dihelat pada 7-8 Mei 2016 di Bali, dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum. Sejumlah nama yang belakangan sudah menyatakan siap maju antara lain adalah Ade Komaruddin, Airlangga Hartarto, Aziz Syamsuddin, Idrus Marham, Indra Bambang Utoyo, serta Mahyudin. Juga ada nama Priyo Budi Santoso, Setya Novanto, Syahrul Yasin Limpo, Zaki Iskandar dan lain-lain. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ade Komarudin Senang Didukung Anak Muda Jadi Ketum Golkar

Ade Komarudin Senang Didukung Anak Muda Jadi Ketum Golkar

News | Senin, 11 April 2016 | 21:04 WIB

Sulit Jadi Ketum Golkar Jika Ada Politik Uang

Sulit Jadi Ketum Golkar Jika Ada Politik Uang

News | Rabu, 06 April 2016 | 02:30 WIB

Golkar Sultra Kompak Dukung Aziz Syamsudin

Golkar Sultra Kompak Dukung Aziz Syamsudin

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 21:51 WIB

Golkar NTT Kompak Dukung Setya Novanto

Golkar NTT Kompak Dukung Setya Novanto

News | Sabtu, 12 Maret 2016 | 05:29 WIB

Terkini

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:59 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:39 WIB

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

×