Politisi Golkar: Belum Ada Partai yang Benar-benar Modern

Arsito Hidayatullah

Rabu, 06 April 2016 | 07:31 WIB
Politisi Golkar: Belum Ada Partai yang Benar-benar Modern
Simpatisan dan massa Partai Golkar saat kampanye. [Antara]

Suara.com - Politikus senior Partai Golkar Indra Bambang Utoyo menilai belum ada partai di Indonesia yang benar-benar modern sepenuhnya, karena masih terjadi konflik-konflik di lingkup internal.

"Menurut saya belum ada partai yang modern sepenuhnya. Konflik di internal yang tidak mengedepankan musyawarah itu contoh partai belum modern sepenuhnya," ujar Bambang seperti dikutip dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan di dalam partai modern tidak pernah ada pemecatan kader tanpa melalui musyawarah dan tidak ada sentralisasi kekuatan oleh satu individu tertentu.

Selain itu, di dalam partai yang modern, dukungan partai terhadap seorang kader yang akan maju sebagai calon kepala daerah atau legislatif diukur dari kapabilitas dan kompetensi, bukan secara transaksional.

"Maka menurut saya ini saatnya seluruh partai introspeksi diri, termasuk Golkar," kata dia.

Bambang yang juga merupakan bakal calon Ketua Umum Golkar menyatakan keinginannya agar Golkar dapat menjadi partai modern seutuhnya.

Hal itu menruut dia harus ditempuh dengan cara demokratis sejak awal, tanpa ikut-ikutan melakukan politik uang. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sulit Jadi Ketum Golkar Jika Ada Politik Uang

Sulit Jadi Ketum Golkar Jika Ada Politik Uang

News | Rabu, 06 April 2016 | 02:30 WIB

Fadli Zon Usul Dana Parpol Naik Jadi Rp5000 per Suara

Fadli Zon Usul Dana Parpol Naik Jadi Rp5000 per Suara

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 13:59 WIB

Asal Duit Partai Zaman Dulu dan Sekarang Beda Jauh, Ini Contohnya

Asal Duit Partai Zaman Dulu dan Sekarang Beda Jauh, Ini Contohnya

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 12:31 WIB

Keberadaan Calon Independen Tidak Mengerdilkan Parpol

Keberadaan Calon Independen Tidak Mengerdilkan Parpol

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 23:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×