Ahok Naik Pitam, Sebut Pengecut, Otak Penjahat, sampai Cecurut

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 14 April 2016 | 19:43 WIB
Ahok Naik Pitam, Sebut Pengecut, Otak Penjahat, sampai Cecurut
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) naik pitam ketika ditanya wartawan mengenai kenapa selama memimpin Jakarta tidak pernah dialog secara langsung dengan warga yang pemukimannya akan ditertibkan.

"Terus waktu Kampung Pulo saya ngundang dialog lho dua-tiga kali. Kamu lihat dong di Youtube, dialog lho, saya undang. Konsepnya seperti apa Kampung Pulo yang mereka mau. Siapa bilang saya tidak ada dialog?" kata Ahok dengan nada keras di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Ahok mengatakan selalu mendengar keluhan warga sebelum rumah mereka yang berdiri di ruang terbuka hijau dieksekusi.

Ahok mengakui kesabarannya cepat habis kalau dialog dengan warga yang selalu ngotot menentang kebijakan pemerintah.

"Kalau kamu sudah saya sampaikan kamu masih ngotot, kamu mau mancing saya buat dialog apa duel. Jadi yang ngomong seperti itu penjahat otaknya. Mau menghasut supaya saya berantem. Ya jangan dong, jangan begitu pengecut," kata Ahok.

Ahok penuh perhitungan untuk memutuskan apakah mendatangi pemukiman yang warganya menentang penertiban atau tidak.

"Kalau kamu mau ngundang ke markasmu dialog bukan saya tidak berani, tapi saya tanya niat kamu apa? Kamu pengen tiba-tiba orang lempar batu ke saya, ngajak berantem?" kata Ahok.

Ahok mengaku pernah diundang Organda DKI untuk dialog soal rencana penghapusan metromini, namun Ahok sampai saat ini belum memenuhinya. Alasannya sama, Ahok berhitung dari sisi negatif dan positifnya.

"Terus yang metromini saya dialog nggak? Mereka kan ngajak saya dialog ke lokasinya. Kalau nanti saya ke sana bawa tentara polisi kamu bilang saya pengecut. Kalau saya datang sendiri kamu lempar saya, saya ambil batu lempar balik, nanti kamu bilang aniaya," katanya.

"Kamu kira saya bodoh sekali? Nggak. Tapi saya juga bukan pengecut lho. Saya udah bilang kalau ada yang mau duel ama saya, kalau yang mau pejabat ya. Kalau kamu cecurut bukan orang terkenal ya saya suruh pengawal saya aja buat berantem," Ahok menegaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditantang Ahok, BPK: Siapa Bilang Belum Lapor, Ahok Tahu Darimana

Ditantang Ahok, BPK: Siapa Bilang Belum Lapor, Ahok Tahu Darimana

News | Kamis, 14 April 2016 | 18:39 WIB

BPK: Ahok Boleh Ngomong Ngaco, Suka-suka Dia

BPK: Ahok Boleh Ngomong Ngaco, Suka-suka Dia

News | Kamis, 14 April 2016 | 18:19 WIB

Kritik Tajam Ahok: Saya Sanggup Jadi Mendagri yang Baik

Kritik Tajam Ahok: Saya Sanggup Jadi Mendagri yang Baik

News | Kamis, 14 April 2016 | 14:13 WIB

Banyak Proyek Terkendala di Jakarta, Ahok Tak Ingin Disalahkan

Banyak Proyek Terkendala di Jakarta, Ahok Tak Ingin Disalahkan

News | Kamis, 14 April 2016 | 13:35 WIB

Terkini

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB