Jokowi Pesan RUU "Tax Amnesty" Tak Disusupi Penunggak Pajak

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Jum'at, 15 April 2016 | 12:35 WIB
Jokowi Pesan RUU "Tax Amnesty" Tak Disusupi Penunggak Pajak
Presiden Jokowi gelar pertemuan dengan pimpinan DPR di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (15/4/2016). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Presiden Joko Widodo gelar rapat konsultasi dengan pimpinan DPR RI di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (15/4/2016). Rapat ini membahas mengenai rancangan undang undang (RUU) Tax Amnesty‎ yang sampai saat ini belum dibahas di DPR.

"Hari ini Pemerintah bersama DPR secara khusus membahas hal yang berkaitan dengan tax amnesty," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam konferensi pers di kantor Presiden, Jakarta.

Pram menuturkan, RUU Tax Amnesty harus segera di bahas dan ditetapkan sebagai regulasi yang dinilai dapat menjawab permasalahan ekonomi nasional yang melambat. ‎Sehingga dengan pengampunan pajak tersebut diharapkan dapat meningkatkan dana yang masuk ke dalam negeri.

"Pemerintah dan DPR memandang bahwa penyelesaian (pembahasan) tax amnesty ini penting bagi ekonomi kita, bagi pemerintahan terutama ketika dunia sedang mengalami perlambatan. Dan juga tentunya Pemerintah memerlukan capital inflow untuk pembangunan infrastruktur serta untuk meningkatkan daya saing ekonomi," ujar dia.

Kepada pimpinan DPR, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan telah memiliki data nama-nama pengusaha Indonesia yang berinvestasi di luar termasuk yang masuk dalam Panama Papers.

"Tadi Presiden menyampaikan berbagai hal, termasuk juga bahwa Pemerintah telah memiliki data yang sangat lengkap by name, by passport terhadap nama-nama yang ada," ungkap dia.

Selain itu, RUU Tax Amnesty ini diharapkan betul-betul dapat menghasilkan capital inflow yang istilah Jokowi 'berbondong-bondong'. Sehingga dengan capital inflow tersebut diharapkan bisa menaikkan devisa.

"Kita bisa melakukan rekonsiliasi pajak dan juga sekaligus dana itu akan digunakan sebagai bagian dari dana dalam negeri yang akan digunakan untuk investasi di dalam negeri. Presiden juga memberikan pesan, jangan dalam penyelesaian RUU ini dimanfaatkan oleh orang-orang, kelompok, golongan wajib pajak yang nakal. Sekaligus beliau berharap tax amnesty ini bisa diselesaikan secepatnya," tandas Pram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RUU Belum Kelar, FITRA Pertanyakan Target Penerimaan Tax Amnesty

RUU Belum Kelar, FITRA Pertanyakan Target Penerimaan Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 14 April 2016 | 12:42 WIB

Gerindra Minta Pembahasan RUU "Tax Amnesty" Ditunda

Gerindra Minta Pembahasan RUU "Tax Amnesty" Ditunda

News | Kamis, 14 April 2016 | 11:37 WIB

Pemerintah Dinilai Lembek Menegakkan Hukum Perpajakan

Pemerintah Dinilai Lembek Menegakkan Hukum Perpajakan

Bisnis | Rabu, 13 April 2016 | 20:43 WIB

FITRA: Jangan Ada Transaksi Politik terkait RUU Tax Amnesty

FITRA: Jangan Ada Transaksi Politik terkait RUU Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 13 April 2016 | 20:28 WIB

HIPMI Desak Pemerintah Pastikan Tax Amnesty Efektif

HIPMI Desak Pemerintah Pastikan Tax Amnesty Efektif

Bisnis | Rabu, 13 April 2016 | 17:49 WIB

Terkini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×