Muncul Manusia Perahu di Luar Batang, Ahok Dikritik Tajam

Siswanto

Jum'at, 15 April 2016 | 14:57 WIB
Muncul Manusia Perahu di Luar Batang, Ahok Dikritik Tajam
Aktivitas warga yang bermukim di kawasan Luar Batang, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Pasar Ikan, Jakarta, Kamis (7/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP PKS Fahmy Alaydroes mengatakan penertiban pemukiman di sekitar Pasar Ikan dan Luar Batang, Jakarta Utara, menorehkan luka yang dalam bagi penduduknya karena kini sebagian dari mereka tinggal di perahu.

“Perahu bukan rumah. Dan perahu juga bukan hunian yang layak baik ditinjau dari sudut kesehatan, pendidikan, sosial, keamanan, apalagi keselamatan. Setiap saat bahaya mengancam. Membiarkan sekelompok warga untuk tinggal di perahu, mengabaikan nasib mereka adalah tindakan yang sangat tidak manusiawi oleh pemerintah yang seharusnya melindungi dan mensejahterakan rakyatnya,” kata Fahmy di Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Fahmy menilai Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terlalu kasar dengan meminta mereka meninggalkan rumah dengan alasan penertiban dan pembangunan kota Jakarta. Perlakuan dan pendekatan Ahok kepada penduduk, katanya, telah menimbulkan kegeraman dari berbagai pihak.

“Betapa tidak, saat yang bersamaan dia memberikan akses dan kemudahan izin pengembangan bagi kelompok-kelompok pengembang swasta yang kaya raya,” kata Fahmy.

Nuansa keberpihakan dan ketidakadilan, katanya, jelas terlihat. Apalagi gebrakan Ahok dalam menertibkan pemukiman padat penduduk dengan melibatkan personel polisi dan TNI dengan perlengkapan yang seperti mau perang.

“Penertiban dan pembangunan wilayah kumuh Jakarta adalah kewajiban Pemda DKI. Kita sepakat dan mendukung penuh setiap kebijakan dan langkah-langkah pemerintah dalam hal ini. Semua pihak akan mendukung, asal dilakukan dengan cara dan pendekatan yang bijak dan memperlakukan rakyat dengan cara yang baik dan berkeadilan,” ujar Fahmy.

Fahmy mengingatkan Ahok bahwa mereka adalah masyarakat Jakarta yang berhak mendapat perlindungan dan pelayanan yang layak. Seharusnya, kata dia, pemerintah memperlakukan mereka dengan bijak, memberikan fasilitas tempat tinggal yang layak di wilayah tersebut.

"Jangan sampai terkesan adanya kebijakan mengusir dan menyingkirkan rakyat miskin, tetapi kemudian memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada mereka yang kaya raya," kata Fahmy.

“Pihak terkait terutama DPRD DKI harus memperjuangkan kepentingan masyarakat yang tergusur dn hidup terlunta-lunta agar mereka mendapatkan hak-haknya kembali,” Fahmy menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Curiga Ada yang Manfaatkan Warga untuk Jadi Manusia Perahu

Ahok Curiga Ada yang Manfaatkan Warga untuk Jadi Manusia Perahu

News | Kamis, 14 April 2016 | 14:55 WIB

Hasnaeni Minta Ahok Merenung, Ini Bukan Zaman Jahiliah

Hasnaeni Minta Ahok Merenung, Ini Bukan Zaman Jahiliah

News | Selasa, 12 April 2016 | 16:42 WIB

Ahok: Elu Pengecut, Kalau Merancang Duel, Naik Ring Saja

Ahok: Elu Pengecut, Kalau Merancang Duel, Naik Ring Saja

News | Selasa, 12 April 2016 | 00:33 WIB

Ahok: Lahan Negara Dikasih Podomoro, Kamu Kira Aku Sinting Ya?

Ahok: Lahan Negara Dikasih Podomoro, Kamu Kira Aku Sinting Ya?

News | Selasa, 12 April 2016 | 00:15 WIB

Beda Ahok dan Jokowi Saat Tertibkan Warga Versi PDIP

Beda Ahok dan Jokowi Saat Tertibkan Warga Versi PDIP

News | Senin, 11 April 2016 | 19:28 WIB

Terkini

BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI

BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:20 WIB

Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua

Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:17 WIB

Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI

Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:16 WIB

Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat

Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:15 WIB

BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?

BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:15 WIB

Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026

Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:15 WIB

BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan

BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:12 WIB

Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park

Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:07 WIB

Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!

Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:06 WIB

GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru

GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:04 WIB

×