Ahok Curiga Ada yang Manfaatkan Warga untuk Jadi Manusia Perahu

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 14 April 2016 | 14:55 WIB
Ahok Curiga Ada yang Manfaatkan Warga untuk Jadi Manusia Perahu
Aktivitas warga yang bermukim di kawasan Luar Batang, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Pasar Ikan, Jakarta, Kamis (7/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) curiga dengan motivasi sebagian warga sekitar Pasar Ikan, Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, yang memilih mengungsi di perahu nelayan setelah pemukiman mereka ditertibkan. Padahal, kata Ahok, pemerintah sudah menyediakan tempat baru mereka yang punya KTP Jakarta yaitu di rumah susun di Rawa Bebek, Marunda, dan Kapuk Muara.

"Sekarang logikanya gini, dia bilang, dia manusia perahu karena ingin ikut urusan kerja di sana. Saya mau tanya Rusun Marunda, ada kanal banjir timur ada segala macam, ada nelayan nggak di Cilincing, Cakung? Ada kan," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/4/2016).

"Maksud saya kalau kamu profesi nelayan, kenapa sih nggak mau pindah di rusun Marunda? Kan dekat juga. Anak anda dijemput bus sekolah, buat apa saya sengsarakan keluarga. Terus naik bus nggak bayar," Ahok menambahkan.

Ahok curiga mereka dimanfaatkan kalangan tertentu.

"Jadi kan ini politik namanya. Itu namanya politik, sengaja tinggal di perahu. Ya tinggal saja. Biarin saja dia mau di perahu. Terus nanti kamu kalau nginjak-nginjak negara bikin tenda lagi?" kata Ahok.

Ahok mengatakan jauh-jauh hari sebelum revitalisasi kawasan Luar Batang, pemerintah sudah sosialisasi tentang adanya kompensasi berupa rusun bagi warga yang ber-KTP Jakarta.

"Kita kasih Anda rusun (sewa), anak anda dapat KJP, naik bus tidak bayar, Marunda dekat laut, bisa pinjamin modal Rp5 - 10 juta, kita juga sudah siapin tambak di Pulau Seribu. Anda mau pindah ke rumah susun pulau seribu pun kalau sudah jadi boleh," ujar Ahok.

Penertiban kawasan kumuh sekitar Pasar Ikan dilakukan pada Senin (11/4/2016). Revitalisasi kawasan Luar Batang bertujuan untuk mempercantik tersebut sekaligus mendukung destinasi wisata bahari.

Setelah direvitalisasi, di sekitar kawasan Luar Batang nanti akan dibangun turap beton untuk menahan air banjir rob.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasnaeni Minta Ahok Merenung, Ini Bukan Zaman Jahiliah

Hasnaeni Minta Ahok Merenung, Ini Bukan Zaman Jahiliah

News | Selasa, 12 April 2016 | 16:42 WIB

Ahok: Elu Pengecut, Kalau Merancang Duel, Naik Ring Saja

Ahok: Elu Pengecut, Kalau Merancang Duel, Naik Ring Saja

News | Selasa, 12 April 2016 | 00:33 WIB

Ahok: Lahan Negara Dikasih Podomoro, Kamu Kira Aku Sinting Ya?

Ahok: Lahan Negara Dikasih Podomoro, Kamu Kira Aku Sinting Ya?

News | Selasa, 12 April 2016 | 00:15 WIB

Beda Ahok dan Jokowi Saat Tertibkan Warga Versi PDIP

Beda Ahok dan Jokowi Saat Tertibkan Warga Versi PDIP

News | Senin, 11 April 2016 | 19:28 WIB

Kawasan Pasar Ikan Luar Batang Kini Rata dengan Tanah

Kawasan Pasar Ikan Luar Batang Kini Rata dengan Tanah

News | Senin, 11 April 2016 | 18:23 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×