Ditanya Soal Pertemuan dengan Aguan, Taufik Mau Jawab

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 18 April 2016 | 11:36 WIB
Ditanya Soal Pertemuan dengan Aguan, Taufik Mau Jawab
Bos PT Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, diperiksa KPK, Jakarta, Rabu, (13/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Badan Legislasi Daerah DPRD DKI, Mohamad Taufik kembali dipanggil oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Taufik yang dipanggil untuk menjadi saksi buat adiknya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sudah tiba di Gedung KPK untuk memenuhi panggilan KPK untuk kedua kalinya.

Saat ditanya mengenai ada tidaknya pertemuan anatara Pimpinan DPRD dengan Chairman PT. Agung Sedayu Grup, Sugianto Kusuma alais Aguan, Taufik tidak menjawab. Dia menyuruh wartawan tanya ke Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Aguan dicegah ke luar negeri karena kasus korupsi reklamasi.

"Tanya Pak Ketua (Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi) saja," kata Taufik di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin(18/4/2016).

Selain Taufik, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya dari pihak DPRD. Mereka adalah Dameria Hutagalung selaku Kepala Sub bagian Raperda DPRD DKI Jakarta dan Merry Hotma selaku Wakil Ketua Badan legislasi DPRD. Mereka juga diperiksa untuk tersangka Mohamad Sanusi.

Selain dari pihak DPRD, KPK juga memeriksa Anggota DPD RI periode 2014-2019, Nono Sampono. Selain itu Ajudan Mohamad Taufik, Riki Sudani dan Karyawan PT. Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro juga ikut diperiksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Reklamasi Pakai Duit Swasta? Ini Jawaban Ahok

Mengapa Reklamasi Pakai Duit Swasta? Ini Jawaban Ahok

News | Senin, 18 April 2016 | 10:01 WIB

Ahok Bertemu Menteri Susi Bahas Reklamasi Sore Ini

Ahok Bertemu Menteri Susi Bahas Reklamasi Sore Ini

News | Senin, 18 April 2016 | 09:27 WIB

Mengapa Teluk Jakarta Harus Dibatalkan, Ini Penjelasan YLBHI

Mengapa Teluk Jakarta Harus Dibatalkan, Ini Penjelasan YLBHI

News | Minggu, 17 April 2016 | 19:10 WIB

Lawan Ahok, Nelayan: Gajah Diserang Ribuan Semut, Pasti Kalah

Lawan Ahok, Nelayan: Gajah Diserang Ribuan Semut, Pasti Kalah

News | Minggu, 17 April 2016 | 16:26 WIB

Ahok Disebut Akan Pindahkan Nelayan Muara Angke ke Pulau Seribu

Ahok Disebut Akan Pindahkan Nelayan Muara Angke ke Pulau Seribu

News | Minggu, 17 April 2016 | 14:14 WIB

Nelayan: Kami Butuh Laut, Bukan Reklamasi

Nelayan: Kami Butuh Laut, Bukan Reklamasi

News | Minggu, 17 April 2016 | 13:39 WIB

Tak Mau Hentikan Reklamasi, Ahok Dinilai Sewenang-wenang

Tak Mau Hentikan Reklamasi, Ahok Dinilai Sewenang-wenang

News | Minggu, 17 April 2016 | 13:16 WIB

JK Minta Reklamasi Stop Sementara Sambil Pelajari Dasar Hukum

JK Minta Reklamasi Stop Sementara Sambil Pelajari Dasar Hukum

News | Minggu, 17 April 2016 | 13:03 WIB

Ahok: Kalau Pak JK Minta Reklamasi Distop, Dasar Hukumnya Apa

Ahok: Kalau Pak JK Minta Reklamasi Distop, Dasar Hukumnya Apa

News | Minggu, 17 April 2016 | 12:51 WIB

Ahok: Tidak Ada yang Salah dengan Reklamasi

Ahok: Tidak Ada yang Salah dengan Reklamasi

News | Minggu, 17 April 2016 | 12:49 WIB

Terkini

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:24 WIB

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:18 WIB

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:10 WIB